|
26 Februari 2026
HEADLINE - MOBIL
Mercedes-Benz Tolak Geser Kantor Pusat Ke AS
![]() Mercedes-Benz mengungkap adanya upaya serius dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk menarik perusahaan tersebut memindahkan kantor pusatnya ke Negeri Paman Sam. Informasi ini disampaikan langsung CEO Mercedes-Benz Group, Ola Källenius, yang menyebut pendekatan itu terjadi pada awal Pemerintahan Presiden Donald Trump di periode keduanya. Demikian dikutip Carscoops, beberapa waktu yang lalu. Källenius menjelaskan, Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, sempat menawarkan berbagai insentif, termasuk keringanan pajak, guna membujuk Mercedes agar memindahkan markas besarnya dari Jerman ke AS. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi Pemerintah AS untuk memperkuat industri domestik. Meski demikian, Mercedes-Benz memilih untuk tidak mengabulkan tawaran tersebut. Menurut dia pendekatan semacam itu mungkin lazim dilakukan dalam konteks relokasi perusahaan antarnegara bagian di AS, namun menjadi persoalan berbeda ketika menyasar perusahaan global yang memiliki akar kuat di negara asalnya. Mercedes-Benz menegaskan bahwa identitas perusahaan tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjangnya di Jerman. Källenius menekankan bahwa meskipun Mercedes telah beroperasi sebagai merek global selama lebih dari satu abad, fondasi perusahaan tetap berpijak di wilayah Swabia, Jerman. Walau menolak memindahkan kantor pusatnya, Mercedes-Benz tetap menegaskan komitmen kuat terhadap pasar Amerika Serikat. Sikap ini menunjukkan bahwa strategi global perusahaan tidak hanya bergantung pada lokasi kantor pusat, tetapi juga pada jaringan produksi dan distribusi yang tersebar di berbagai wilayah utama dunia. Komitmen tersebut tercermin dari investasi jangka panjang yang telah dilakukan di sektor manufaktur AS. Selama bertahun-tahun, perusahaan terus mengembangkan kapasitas produksi lokal guna mendekatkan rantai pasok dengan konsumen, sekaligus meningkatkan efisiensi logistik dan daya saing di pasar otomotif terbesar kedua di dunia itu. Salah satu pilar utama kehadiran Mercedes di Amerika adalah fasilitas produksi berskala besar di Tuscaloosa, negara bagian Alabama. Pabrik ini telah beroperasi lama dan memainkan peran penting dalam produksi berbagai model SUV yang dipasarkan tidak hanya di Amerika, tetapi juga diekspor ke banyak negara. Keberadaan fasilitas tersebut menjadikan Amerika Serikat sebagai salah satu basis produksi utama Mercedes di luar Jerman. Dengan demikian, perusahaan dapat menyeimbangkan kebutuhan pasar lokal dengan strategi global, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor kendaraan dari Eropa. Pabrik di Tuscaloosa juga mencerminkan pendekatan “produksi dekat pasar” yang kini banyak diterapkan produsen otomotif global. Selain mempercepat distribusi, strategi ini membantu perusahaan menyesuaikan produk dengan preferensi konsumen regional, termasuk spesifikasi kendaraan yang populer di Amerika Utara. Dengan fondasi manufaktur yang kuat di wilayah tersebut, Mercedes-Benz dapat mempertahankan posisinya sebagai pemain penting di pasar AS tanpa harus memindahkan kantor pusat globalnya. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran industri tidak selalu ditentukan oleh lokasi administrasi, melainkan oleh investasi nyata pada produksi dan tenaga kerja lokal. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
