|
26 Februari 2026
HEADLINE - MOBIL
Cina Mewajibkan Pengereman Darurat Otomatis Kendaraan Niaga Ringan
![]() Cina telah mengambil langkah besar dalam meningkatkan keselamatan kendaraan di jalan dengan menerapkan standar nasional baru yang mewajibkan sistem Automatic Emergency Braking (AEB) pada kendaraan komersial ringan mulai bulan Januari 2028. Langkah ini menandai pergeseran penting dalam regulasi otomotif terbesar di dunia tersebut, di mana teknologi keselamatan aktif yang dulu bersifat opsional kini menjadi persyaratan wajib untuk kendaraan ringan. Demikian dikutip CarnewsChina, beberapa waktu yang lalu. Sistem pengereman darurat otomatis atau AEB dipandang sebagai salah satu teknologi keselamatan aktif paling penting saat ini karena kemampuannya untuk memantau situasi di depan kendaraan secara real time menggunakan sensor seperti kamera dan radar. Saat mendeteksi risiko tabrakan dengan objek lain, sistem akan memberikan peringatan kepada pengemudi dan, jika perlu, secara otomatis mengaktifkan rem untuk memperlambat atau menghentikan kendaraan guna mencegah atau mengurangi dampak benturan. Sebelumnya, aturan ini hanya berlaku sebagai standar rekomendasi, tetapi dengan implementasi standar nasional baru, AEB wajib terpasang sebagai fitur standar pada semua kendaraan ringan. Menurut otoritas Cina, fokus dari pembaruan standar ini juga mencakup perlindungan terhadap pengguna jalan yang rentan, seperti pejalan kaki, pesepeda, dan pengguna skuter listrik. Sistem AEB yang diwajibkan nanti harus mampu mengenali kategori objek tersebut dalam rentang kecepatan tertentu dan memberikan respons pengereman, khususnya pada kecepatan antara 20 km/jam hingga 60 km/jam, yang merupakan rentang kecepatan umum saat terjadi banyak kecelakaan kendaraan ringan di Tiongkok. Dengan aturan baru ini, Cina berharap dapat mengurangi jumlah kecelakaan fatal dan mengurangi dampaknya melalui penggunaan teknologi keselamatan yang lebih canggih di semua segmen kendaraan, termasuk yang selama ini menjadi tulang punggung logistik dan transportasi ringan. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
