PT. CITRA LODOK LESTARI
27 Februari 2026
GARASI - MOBIL
S-Class Baru Hadir Dengan Mesin Bensin Dan Listrik Sekaligus


Mercedes-Benz memastikan  S-Class generasi berikutnya tetap menjadi simbol kemewahan, namun dengan pendekatan yang lebih fleksibel. Sedan flagship ini akan ditawarkan dalam dua pilihan, mesin pembakaran internal (ICE) dan versi listrik murni.

Melansir dari Carscoops, beberapa waktu yang lalu, meski mengusung nama yang sama, keduanya dikembangkan di atas platform yang sepenuhnya berbeda. Langkah tersebut menandai perubahan strategi penting bagi pabrikan asal Jerman itu.

Mercedes memilih memisahkan jalur antara S-Class bermesin konvensional dan versi listrik, alih-alih memaksakan satu fondasi bersama. Pendekatan ini sejalan dengan strategi rival seperti BMW, yang mengintegrasikan varian listrik ke dalam lini model utama tanpa memisahkannya sebagai submerek tersendiri.


Dalam beberapa tahun terakhir, Mercedes memasarkan S-Class berdampingan dengan EQS sebagai sedan listrik khusus. Namun, penjualannya dinilai belum memenuhi ekspektasi. Desain EQS yang sangat aerodinamis, bahkan kerap disebut menyerupai telur menjadi sorotan sekaligus kritik. Ke depan, peran sedan listrik flagship akan diambil alih oleh S-Class listrik yang secara efektif menggantikan posisi EQS.

Meski pengembangan S-Class bermesin pembakaran internal telah memasuki fase pembaruan pertengahan siklus, versi listriknya belum akan hadir dalam waktu dekat. Mercedes memperkirakan peluncuran S-Class listrik generasi baru akan berlangsung pada pergantian model penuh berikutnya, mendekati akhir dekade ini.

Artinya, konsumen masih perlu menunggu untuk merasakan S-Class bebas emisi. Menariknya, perbedaan platform tersebut tidak akan terlalu kentara dari sisi desain. Mercedes disebut akan mempertahankan siluet sedan klasik pada S-Class generasi anyar, berbeda dari gaya futuristis EQS. Dengan begitu, baik varian ICE maupun listrik diproyeksikan tampil nyaris identik secara visual.

“Jika Anda tidak percaya bahwa saat S-Class generasi berikutnya hadir pasar sudah 100 persen listrik, maka Anda harus menawarkan keduanya,” ujar CEO Mercedes-Benz Ola Kallenius. “Pelajaran dari kendaraan listrik generasi pertama kami jelas: Anda perlu menghadirkan versi listrik dan versi ICE berteknologi tinggi tanpa kompromi," lanjutnya.

Soal teknis, detail S-Class listrik masih dirahasiakan. Model ini kemungkinan menyandang embel-embel with EQ Technology dan dibangun di atas platform MB.EA, yang juga akan menjadi basis sejumlah mobil listrik Mercedes mendatang.

Karena jadwal peluncurannya masih beberapa tahun lagi, pabrikan memiliki ruang untuk menyematkan teknologi yang lebih matang dibanding model listrik saat ini. Tak menutup kemungkinan, S-Class listrik akan dibekali inovasi terbaru, termasuk motor fluks aksial berdaya tinggi dari anak perusahaan Mercedes, YASA.

Motor kompak ini digadang-gadang akan lebih dulu debut pada model performa tinggi berlabel Mercedes-AMG, sebelum akhirnya merambah sedan mewah andalan tersebut. Dengan strategi baru ini, Mercedes berharap S-Class tetap relevan di era transisi otomotif menuju elektrifikasi.

Sumber : voi.id
viewed :: 136
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net