| » Jadwal WorldSBK Belanda 2026 « |
|
15 April 2026
HEADLINE - MOBIL
BMW Recall 147 Ribu Mobil Impor Di China Karena Risiko Kebakaran
![]() BMW China melakukan penarikan kembali (recall) terhadap 147.830 kendaraan impor akibat potensi risiko kebakaran yang dipicu oleh kerusakan pada motor starter. Langkah ini menjadi bagian dari kampanye penarikan global yang mencakup sekitar 575.000 kendaraan. Mengutip laporan IThome, beberapa waktu yang lalu, langkah tersebut juga terjadi di tengah perubahan dinamika pasar otomotif premium di China. Dalam upaya menjaga daya saing di tengah agresifnya merek domestik, BMW bahkan memangkas harga hingga 24 persen pada lebih dari 30 model kendaraan. Program recall yang terdaftar dengan kode S2026M0027V ini berkaitan dengan keausan abnormal pada komponen rakitan motor starter pada kendaraan produksi Juli 2020 hingga Desember 2022. Berdasarkan data dari Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar (SAMR), siklus pengapian yang terjadi berulang kali dapat memicu degradasi internal komponen dan berpotensi menimbulkan korsleting dengan resistansi tinggi. Hasil evaluasi teknis menunjukkan bahwa panas berlebih pada motor starter dapat muncul dalam kondisi tertentu. Jika terjadi secara ekstrem, kondisi tersebut berpotensi memicu kebakaran di ruang mesin kendaraan. Untuk mengatasi masalah ini, kendaraan yang terdampak akan mendapatkan penggantian unit motor starter yang telah diperkuat agar mampu menahan beban listrik puncak, terutama pada sistem mesin pembakaran internal (ICE) bertegangan tinggi yang sering mengalami lonjakan daya besar saat proses start dingin. Di China, kendaraan impor BMW pada periode produksi 2020–2022 terutama berasal dari lini Seri 7, X4, X5, dan X6. Jumlah 147.830 unit yang terdampak penarikan kembali ini diperkirakan setara sekitar 30 persen dari total volume impor BMW pada periode tersebut. Situasi ini juga terjadi di tengah perlambatan pasar kendaraan mewah bermesin pembakaran internal. Data menunjukkan registrasi mobil mewah ICE mengalami kontraksi sekitar 12,5 persen, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan premium buatan produsen domestik. Tekanan bagi BMW juga datang dari perubahan peta persaingan di segmen ultra-mewah. BMW 7 Series bahkan tercatat turun ke posisi ketujuh dalam peringkat segmen tersebut pada 2025. Sementara itu, model unggulan dari merek lokal seperti Maextro S800 dan Aito M9 mulai merebut pangsa pasar, dengan S800 dilaporkan mampu melampaui penjualan BMW 7 Series dan Mercedes-Maybach S-Class secara gabungan pada Januari 2026. Di tengah kondisi tersebut, BMW kini menghadapi tantangan yang semakin besar sembari mempersiapkan transisi ke platform Neue Klasse yang direncanakan hadir pada akhir 2026. Platform generasi baru ini juga disebut akan mengusung sistem ADAS yang dikembangkan di China. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
