PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal WorldSBK Belanda 2026   
14 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Xiaomi Langsung Cuan Jualan Mobil Listrik Dalam 2 Tahun


Langkah Xiaomi untuk masuk ke bisnis otomotif, khususnya  mobil listrik mulai terlihat hasilnya. Setelah sempat merugi di awal pengembangan, divisi mobil listrik perusahaan asal China tersebut akhinya mencatatkan keuntungan untuk pertama kalinya pada 2025.Konsultan industri otomotif

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, yang disitat dari ArenaEV, performa bisnis Xiaomi tidak lepas dari lonjakan pendapatan yang signifikan. Sepanjang 2025, lini bisnis kendaraan listrik dan teknologi baru Xiaomi mencatatkan pendapatan hingga 106,1 miliar yuan atau sekitar Rp231 triliun, meningkat lebih dari 200 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara volume, Xiaomi juga mencatat pencapaian impresif dengan total pengiriman kendaraan mencapai lebih dari 411 ribu unit sepanjang 2025. Angka tersebut melonjak drastis dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain baru yang serius di pasar kendaraan listrik global.


Menariknya, titik balik menuju profitabilitas mulai tampak jelas sejak memasuki kuartal ketiga tahun 2025, ketika kinerja keuangan perusahaan menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Pada fase ini, strategi operasional yang dijalankan mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan dan pengendalian biaya.

Pada periode tersebut, Xiaomi berhasil membukukan laba operasional yang mencapai sekitar 700 juta yuan dalam satu kuartal, angka yang jika dikonversikan setara dengan kurang lebih Rp1,5 triliun. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan mulai keluar dari fase investasi besar menuju tahap yang lebih stabil secara finansial.

Keberhasilan mencatat laba operasional dalam jumlah tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan merupakan hasil dari berbagai upaya yang telah dilakukan sebelumnya. Optimalisasi rantai pasok, peningkatan efisiensi produksi, serta pengendalian biaya yang lebih ketat menjadi faktor utama yang mendorong perbaikan kinerja tersebut.

Tidak berhenti sampai di situ, tren positif ini bahkan terus berlanjut pada kuartal berikutnya, di mana Xiaomi kembali mencatatkan peningkatan laba yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini semakin memperkuat indikasi bahwa fondasi bisnis yang dibangun mulai menunjukkan hasil yang konsisten.

Peningkatan tersebut juga mencerminkan bahwa skala produksi yang dijalankan perusahaan telah mencapai titik yang lebih efisien. Dengan volume produksi yang lebih besar, biaya per unit dapat ditekan sehingga margin keuntungan menjadi lebih sehat dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Selain itu, efisiensi biaya yang semakin optimal menunjukkan bahwa perusahaan mampu mengelola sumber daya dengan lebih baik. Pengeluaran yang sebelumnya cukup besar mulai terkendali, sehingga memberikan ruang bagi perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, perkembangan ini menjadi bukti bahwa strategi yang diterapkan mulai berjalan sesuai rencana. Kombinasi antara peningkatan skala produksi dan efisiensi biaya berhasil mendorong Xiaomi menuju fase pertumbuhan yang lebih matang dan menguntungkan.

Simak video berikut :

Sumber : avolta.id
viewed :: 156
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net