PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal WorldSBK Belanda 2026   
16 April 2026
TIPS - MOBIL
Jangan Mengganti Kampas Rem Sekaligus


Mungkin di antara pembaca pernah merasakan perangkat rem mobil kurang menggigit justru setelah melakukan penggantian seluruh kampas rem dengan yang baru. Sebenarnya kejadian itu sangat wajar sehingga Anda tak perlu panik.

Jika Anda perhatikan, umumnya kendaraan yang sudah menempuh ribuan kilometer memiliki cakram/piringan rem dengan permukaan yang sudah tidak rata lagi dan membentuk alur-alur teratur.

Hal ini disebabkan oleh keausan berlebihan di titik-titik tertentu akibat kotoran dan debu yang ikut terjepit di antara bidang gesek. Kondisi ini berlaku juga pada perangkat rem belakang yang umumnya menggunakan model teromol/drum.

Ketika kampas rem tipis dan diganti dengan yang baru, alur-alur pada piringan maupun drum menciptakan celah-celah yang membuat bidang gesek menjadi berkurang. Hal inilah yang menyebabkan performa rem terasa merosot drastis.

Kondisi ini akan berangsur membaik dalam hitungan hari atau minggu setelah kedua komponen yang bergesekan tersebut saling beradaptasi bentuk. Yaitu ketika alur yang membentuk tonjolan pada bidang cakram dan drum terkikis oleh gesekan kampas rem/brake pad/brake shoe, bersamaan dengan berubahnya permukaan kampas baru yang mengikuti alur pada bidang yang ia gesek.

Idealnya, sebelum mengganti kampas rem, periksa kerataan permukaan cakram/drum. Jika alur keausan terlalu ekstrem, sebaiknya ratakan dengan mesin bubut dengan catatan: ketebalan cakram masih dalam batas toleransi. Jika melewati batas, sebaiknya ganti cakram dengan yang baru demi keselamatan.

Yang perlu diperhatikan: Sebaiknya jangan mengganti kampas rem depan dan belakang secara bersamaan. Lakukan penggantian pada satu poros roda saja, misalnya pada roda depan atau roda belakang terlebih dahulu, baru yang lainnya menyusul setelah performa rem yang sudah diganti baru kembali normal.

Tujuannya, jika rem depan yang kita ganti baru turun performanya, setidaknya masih ada rem belakang yang masih berfungsi sempurna atau sebaliknya sehingga kendaraan tidak benar-benar kehilangan daya henti pada keempat rodanya.

Hal ini berlaku juga dengan kendaraan roda dua.     [w33]

viewed :: 15758
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net