|
20 Januari 2026
GARASI - MOBIL
Perodua Siapkan Crossover Baru, Kembaran Yaris Cross
![]() Setelah resmi merilis kendaraan listrik (EV) pertamanya beberapa hari lalu, Perodua kembali menghangatkan pasar otomotif dengan menampilkan teaser model terbaru mereka melalui sebuah video pendek di media sosial. Meski informasinya masih terbatas, banyak yang menduga bahwa model tersebut adalah crossover segmen B yang telah lama dinantikan, berkode D66B. Model ini disebut bakal berbagi banyak kesamaan dengan Toyota Yaris Cross berbasis platform DNGA, yang meraih peringkat keselamatan lima bintang ASEAN NCAP pada Agustus lalu. Menariknya, laporan terkait Yaris Cross untuk pasar Malaysia mencantumkan “Produksi Malaysia untuk pasar Malaysia”, menguatkan dugaan bahwa SUV-B ini akan hadir dalam dua versi, yakni sebagai Toyota dan Perodua. Untuk Perodua, nama Nexis atau Traz kembali mencuat, merujuk pada pengajuan merek dagang yang telah dilakukan lebih dari tiga tahun lalu. Seperti hubungan antara Perodua Alza dan Toyota Veloz, D66B versi Perodua diperkirakan akan tampil dengan sentuhan desain berbeda meski berbagi basis yang sama. Dalam teaser terbaru, Perodua hanya memperlihatkan bagian gril depan dengan pola sisipan berbentuk huruf “L”, berbeda dengan desain bergaya “U” pada Yaris Cross. Video itu juga menampilkan siluet gelap D66B yang, setelah diterangi secara digital, menunjukkan kemiripan dengan Yaris Cross, mulai dari lampu depan ramping hingga aksen krom miring di area pilar C. Dilansir dari media, beberapa waktu yang lalu, Perodua belum mengungkapkan spesifikasi mesin untuk Nexis/Traz. Sebagai gambaran, di Indonesia Yaris Cross hadir dengan mesin bensin 1.5 liter 2NR-VE bertenaga 106 PS dan torsi 138 Nm, dengan opsi transmisi manual lima percepatan atau CVT. Sementara di Thailand, model ini tersedia dalam varian hybrid yang memadukan mesin 1.5 liter 2NR-VEX dengan motor listrik, menghasilkan total tenaga 111 PS. Peluncuran D66B sebelumnya diproyeksikan berlangsung pada April 2024, mengacu pada laporan Kenanga Research. Namun fokus perusahaan pada pengembangan model Q-VE diduga menjadi alasan penundaan tersebut. Kini, dengan rilis teaser resmi, indikasinya jelas bahwa debut D66B semakin dekat dan diposisikan berada di atas Perodua Ativa dalam jajaran SUV mereka. Sebagai gambaran, Ativa saat ini dipasarkan mulai 62.500 ringgit (atau setara Rp253 jutaan) hingga 73.100 ringgit, atau setara dengan Rp259 jutaan. Jika melihat antusiasme pasar dan rekam jejak kolaborasi Perodua–Toyota, D66B berpotensi menjadi salah satu model paling menarik di segmen SUV kompak tahun depan. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
