| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
02 Juli 2026
HEADLINE - MOBIL
Mobil Listrik Di Inggris Masih Ribet Dicas Di Rumah, Terganjal Aturan Trotoar
![]() Rencana Inggris mempercepat penggunaan mobil listrik masih terganjal masalah yang terdengar sederhana: kabel melintasi trotoar. Di banyak wilayah, warga yang ingin mengisi daya mobil listrik dari rumah tetap harus berhadapan dengan aturan dewan lokal. Menurut laporan The Guardian dikutip beberapa waktu yang lalu, lebih dari 20 otoritas lokal di Inggris masih menolak pemasangan charger gully, yaitu saluran kecil di trotoar untuk menempatkan kabel pengisi daya agar tidak berserakan dan tidak membuat orang tersandung. Menteri Energi Inggris Ed Miliband sebelumnya mengatakan teknologi itu bisa membantu menekan biaya bagi pemilik kendaraan listrik. Biaya cas dari listrik rumah memang jauh lebih murah dibanding pengisi daya umum. Di Inggris, listrik rumah untuk kendaraan listrik dikenai PPN 5 persen, sedangkan pengisi daya publik dikenai PPN 20 persen. Namun, menurut konsultan Field Dynamics, sekitar 9,3 juta rumah tangga di Inggris tidak memiliki akses parkir pribadi. Artinya, banyak pemilik mobil listrik sulit menikmati listrik rumah yang lebih murah. EV adalah singkatan dari electric vehicle atau kendaraan listrik. Dalam konteks ini, EV merujuk pada mobil listrik yang membutuhkan pengisian daya baterai. Penolakan datang dari Kent, Leicester, Worcestershire, serta sejumlah borough di London seperti Westminster dan Hackney. Borough adalah wilayah administratif setingkat distrik di kota besar seperti London. The Guardian melaporkan, London memiliki jumlah mobil listrik tertinggi di Inggris, sekaligus jumlah rumah tangga tanpa parkir pribadi paling banyak. Pembuat charger gully seperti Kerbo Charge, Gul-e, Pavecross, dan ACO menyebut teknologi mereka aman. Kabel dimasukkan ke jalur kecil sehingga permukaan trotoar tetap rapi. Namun banyak dewan lokal masih keberatan. Otoritas lokal atau dewan lokal adalah Pemerintah daerah yang mengatur layanan publik, jalan, parkir, dan perizinan di wilayah masing-masing. “Pemasangan tetap membutuhkan persetujuan Pemerintah daerah,” kata salah satu pendiri Kerbo Charge, Michael Goulden. Perusahaannya bekerja sama dengan 48 otoritas lokal yang sudah mengizinkan atau sedang menguji teknologi tersebut. Namun aturan berbeda-beda di tiap wilayah. Sebagian dewan khawatir soal siapa yang merawat jalur kabel itu. Ada pula yang mempertanyakan tanggung jawab hukum jika ada orang tersandung dan terluka. Dewan Kota Leicester menilai banyak rumah teras di wilayahnya tidak selalu bisa mendapat tempat parkir tepat di depan rumah. Kent khawatir kabel rusak dapat menimbulkan risiko sengatan listrik. Worcestershire menolak pembongkaran atau kerusakan jalan untuk memasang sambungan pengisi daya EV, meski masih mengizinkan pelindung kabel berbentuk landai di atas trotoar. Di London barat, Dewan Ealing khawatir terhadap keselamatan lansia, penyandang disabilitas, pengguna kursi roda, dan warga dengan gangguan penglihatan. Mereka memilih memperbanyak pengisi daya publik di tiang lampu. Westminster menilai charger gully tidak cocok untuk kawasan kota yang padat. Hackney ingin mengurangi benda yang memenuhi jalan dan memprioritaskan pejalan kaki serta pengguna alat mobilitas dibanding kendaraan pribadi. Pemerintah Inggris sudah menghapus kewajiban izin perencanaan untuk mempercepat pemasangan. Namun pemasang tetap membutuhkan izin pekerjaan jalan dari dewan lokal. “Masing-masing punya proses berbeda,” kata Direktur Gul-e, Adam Dolphin. “Bukan berarti mereka sengaja menghambat. Mereka masih menjalani prosesnya.” Kendala ini menunjukkan transisi ke mobil listrik tidak hanya bergantung pada baterai dan stasiun pengisian. Di Inggris, aturan trotoar dan izin Pemerintah daerah juga ikut menentukan siapa yang bisa mengecas lebih murah dari rumah. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
