PT. CITRA LODOK LESTARI
     Jadwal Formula 1 Miami 2026       Jadwal WorldSBK Hungaria 2026     
03 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Mobil China Dilarang Berada Di Area Militer Karena Ancaman Keamanan Data


Kekhawatiran soal keamanan data kembali menyeruak di Eropa. Kali ini, Polandia disebut tengah bersiap memberlakukan pembatasan terhadap kendaraan listrik buatan China, khususnya di kawasan militer yang sensitif.

Langkah tersebut menyusul kebijakan serupa yang lebih dulu diterapkan oleh Inggris, yang membatasi akses mobil listrik China ke zona militer. Hal tersebut sebagai bagian dari upaya mencegah potensi kebocoran informasi rahasia.

Teknologi otomotif modern mulai dari kamera, radar, hingga sensor dinilai mampu mengumpulkan data sensitif tanpa disadari pengguna. Seiring meningkatnya populasi kendaraan listrik China di jalanan Eropa.


Dalam sebuah studi terbaru di Polandia bahkan menyebut mobil-mobil ini sebagai smartphone di atas roda. Penelitian tersebut menyoroti kemampuan kendaraan pintar dalam memindai lingkungan sekitar sekaligus merekam data geolokasi penting, yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan serius.

“Mobil pintar memiliki kemampuan pengumpulan data yang sangat besar melalui kamera beresolusi tinggi, sensor, dan sistem LiDAR, yang menggunakan teknologi pemetaan 3D aktif,” kata Paulina Uzna?ska selaku penulis studi tersebut.

“Hal ini menciptakan potensi yang sangat tinggi untuk penggunaan kendaraan tersebut untuk tujuan analisis intelijen," lanjutnya, seperti dikutip dari kantor berita nasional PAP, beberapa waktu yang lalu.

Menanggapi temuan itu, Kepala Staf Umum Angkatan Darat Polandia Wies?aw Kuku?a, dikabarkan akan segera mengeluarkan arahan resmi. Di mana, melarang kendaraan buatan China memasuki seluruh instalasi militer di negara tersebut, termasuk area parkir di sekitarnya.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Nasional Polandia mengonfirmasi tengah menyusun kebijakan terkait pembatasan tersebut. Di Inggris sendiri, para anggota parlemen telah menyoroti bahwa Pemerintah China memiliki dasar hukum untuk mengakses data yang dikumpulkan kamera, sensor, dan radar pada kendaraan yang menggunakan teknologi buatan China.

Dengan pendekatan serupa, larangan di Polandia diperkirakan tidak hanya menyasar merek-merek seperti BYD, MG Motor, Nio, XPeng, dan Aiways. Tetapi juga kendaraan apa pun yang menggunakan perangkat lunak atau komponen sensor buatan China.

Tak berhenti di sektor militer, sejumlah pengamat industri memprediksi pembatasan serupa berpotensi meluas ke infrastruktur vital lain, termasuk bandara. Meski demikian, para ahli menilai kebijakan tersebut harus dirancang dengan sangat hati-hati agar tetap sejalan dengan hukum persaingan Uni Eropa serta menghindari potensi reaksi negatif dari regulator.

Sumber : voi.id
viewed :: 181
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net