PT. CITRA LODOK LESTARI
     Jadwal Formula 1 Miami 2026       Jadwal WorldSBK Hungaria 2026     
01 April 2026
SPORTS - MOTOR
Rahasia Di Balik Rencana 6 Motor HRC Untuk Musim 2027


Jika awalnya kita dibuat bingung dengan Man -Management Honda soal penempatan Mir-Marini setelah informasi Sinyalemen kedatangan pebalap Muda David Alonso di 2027. Sekarang mulai terkuak jawabannya sob. 

Kabar terbaru yang dihembuskan oleh jurnalis kawakan Oriol Puigdemont dari Motorsport menyebutkan bahwa Honda sedang menyusun strategi besar untuk kembali mendominasi grid MotoGP. Tidak tanggung-tanggung, pabrikan berlogo sayap tunggal ini kabarnya brencana mengincar slot enam motor di grid MotoGP 2027.


Pertanyaannya kemudian mengarah pada siapa tim satelit tambahan yang akan merapat dalam dinamika persaingan yang terus berkembang, di mana berbagai spekulasi mulai bermunculan mengenai kandidat yang paling berpeluang untuk bergabung, dan dalam situasi ini nama Tech3 muncul ke permukaan sebagai kandidat terkuat yang banyak diperbincangkan, sehingga menarik untuk mengulas lebih dalam serta mengamati strategi yang mungkin mereka siapkan ke depannya.


Kembalinya Strategi “Kuantitas” Honda
Jika Sobat ingat, pada periode 2014 hingga 2018, Honda adalah penguasa jumlah motor di grid dengan total delapan motor, sebelum akhirnya menyusut menjadi hanya empat motor (dua pabrikan, dua LCR) seperti sekarang.

Mungkin Dengan hanya empat motor, proses pengembangan RC213V dirasa jauh lebih lambat dibandingkan Ducati yang punya delapan motor sebagai “laboratorium berjalan”. Untuk 2027, Honda ingin mengulangi kesuksesan era 2018 di mana mereka punya enam motor (Factory, LCR, dan Marc VDS). Strategi ini bukan sekadar soal gaya-gayaan, tapi soal kecepatan pengumpulan data dan kontrol penuh terhadap jenjang karier pebalap.

Mengapa Tech3 dan Guenther Steiner?
Ini yang menarik, Mas Bro. Tech3 yang selama ini identik dengan Herve Poncharal kini telah dimiliki oleh konsorsium investor dengan sosok Guenther Steiner (eks Team Principal Haas F1) sebagai wajah depannya.


Ada beberapa alasan kuat mengapa Tech3 mulai melirik Honda:
  • Ketidakpastian KTM & Bajaj: Ada rumor mengenai ketidakpastian rencana jangka panjang grup Bajaj (pemilik saham besar di KTM/Pierer Mobility) terhadap program MotoGP mereka. Hal ini memicu Tech3 untuk mencari alternatif pasokan motor yang lebih stabil.
  • Gagalnya Negosiasi dengan Tim Lain: Honda sebelumnya dikabarkan sempat mendekati Trackhouse dan Gresini. Namun, Trackhouse memilih setia dengan Aprilia, sementara Gresini dikabarkan hampir pasti memperpanjang kontrak dengan Ducati demi mengamankan talenta seperti Dani Holgado.
  • Dukungan Penuh HRC: Bergabung dengan Honda sebagai tim satelit kedua akan memberikan Tech3 akses ke pengembangan mesin yang sangat masif, apalagi HRC sedang dalam mode “all-out” untuk bangkit.
Peta Pebalap Honda 2027: Formasi “Ngeri” ?

Jika skenario enam motor ini terwujud, Honda akan memiliki fleksibilitas luar biasa dalam mengatur line-up pebalapnya. Berdasarkan rumor yang berkembang, begini kira-kira gambaran kekuatannya:
  • Tim Pabrikan (Honda HRC): Satu kursi sudah hampir pasti dikunci oleh Fabio Quartararo. Satu kursi lainnya kemungkinan besar akan menjadi rebutan antara Joan Mir, Luca Marini, atau justru bintang masa depan David Alonso.
  • LCR Honda: Sudah mengamankan Johann Zarco (hingga 2027) dan talenta muda Brasil, Diogo Moreira, yang dikontrak jangka panjang hingga 2028.
  • Tim Satelit Baru (Tech3/Steiner): Di sinilah Honda kemungkinan besar akan menempatkan David Alonso. HRC kabarnya sangat berniat mempromosikan Alonso dari Moto2 dan ingin memberikannya tempat “pemanasan” di tim satelit sebelum naik ke tim utama. Atau menjadi Tempat Mutasi antara Mir atau Marini.
Luca Marini sendiri dikabarkan sudah mulai menjajaki obrolan dengan Yamaha, namun ia disebut-sebut lebih terbuka untuk menerima peran di tim satelit Honda jika memang posisi di tim pabrikan harus tergeser oleh kedatangan pebalap baru.


Langkah Honda untuk mengejar enam motor adalah keputusan logis. Di era MotoGP modern, data adalah segalanya. Dengan enam motor, HRC bisa membagi tugas pengujian komponen yang berbeda di setiap akhir pekan balap.

Masuknya sosok seperti Guenther Steiner ke Tech3 juga membawa angin segar dari sisi manajemen ala F1 yang sangat sistematis. Jika kolaborasi ini terjadi, 2027 bisa menjadi titik balik bagi Honda untuk merebut kembali takhta yang sudah lama hilang dari genggaman mereka.

Simak video berikut :

Sumber : tmcblog.com
viewed :: 189
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net