| » Jadwal Formula 1 Miami 2026 « | » Jadwal WorldSBK Hungaria 2026 « |
|
01 Mei 2026
GARASI - MOBIL
Nissan R36 GT-R 2030: Pakai Mesin Hybrid
![]() Godzilla ternyata belum benar-benar mati, dan hanya tertidur dan siap dibangunkan kembali serta diluncurkan pada 2030. Hal tersebut, diutarakan langsung oleh Wakil Presiden Senior dan Kepala Perencanaan Nissan Amerika Utara, Ponz Pandikuthira, secara eksklusif kepada The Drive. “Saya kira pada tahun 2028 Anda akan melihat beberapa pengumuman konkret, dan mudah-mudahan sebelum dekade ini berganti Anda akan melihat R36 GT-R,” jelas Pandikuthira. Menurut Pandikuthira, ada sekelompok inti yang tengah mengerjakan GT-R generasi berikutnya. Bahkan, model anyar ini bakal menggunakan sasis baru dan akan menjadi mobil yang benar-benar baru.Mobil sport terbaru Menariknya, Pandikuthira mengatakan bahwa ‘sistem penggeraknya sebagian besar akan baru’. “Jika ada sistem penggerak hibrida, blok mesin VR38 (yang merupakan mesin di R35 GT-R) sangat bagus. Mengapa Anda membuangnya? Tetapi mungkin cara pembakaran harus sangat berbeda. Mungkin kepala silindernya sangat berbeda. Mungkin pistonnya sangat berbeda. Jadi mungkin kita harus mengubah bagian atas mesin,” ungkap Pandikuthira. Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa Nissan kemungkinan besar akan tetap mempertahankan penggunaan mesin pembakaran dalam atau ICE. Informasi ini menjadi sorotan karena di tengah tren elektrifikasi, banyak produsen justru mulai beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik berbasis baterai. Keputusan untuk tetap mempertahankan mesin pembakaran dalam ini menunjukkan bahwa Nissan masih melihat adanya relevansi teknologi tersebut di masa depan. Meskipun tekanan terhadap elektrifikasi semakin kuat, perusahaan tampaknya mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kebutuhan pasar dan kesiapan infrastruktur di berbagai wilayah. Di sisi lain, langkah ini juga mencerminkan strategi transisi yang lebih bertahap. Nissan tidak langsung meninggalkan mesin konvensional, melainkan mencoba mengombinasikannya dengan teknologi baru agar tetap kompetitif dan sesuai dengan perkembangan regulasi yang terus berubah. Mesin legendaris bertipe VR38DETT dengan konfigurasi 3.8L V6 Twin-Turbo diprediksi akan kembali digunakan. Mesin ini dikenal memiliki performa tinggi dan telah menjadi ikon dalam lini produk Nissan, sehingga kehadirannya kembali menjadi perhatian besar bagi para penggemar otomotif. Namun, agar tetap relevan dengan regulasi emisi dan kebisingan yang semakin ketat, Nissan tidak hanya mengandalkan mesin tersebut secara konvensional. Perusahaan berencana melakukan penyesuaian teknologi agar mesin tetap dapat memenuhi standar lingkungan yang berlaku di berbagai negara. Sebagai solusi, Nissan berencana menyematkan sistem hybrid untuk mendukung kinerja mesin tersebut. Kombinasi ini diharapkan mampu menjaga performa tinggi sekaligus meningkatkan efisiensi dan menekan emisi, sehingga kendaraan tetap kompetitif di era otomotif yang semakin mengedepankan keberlanjutan. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
