| » Jadwal Formula 1 Miami 2026 « | » Jadwal WorldSBK Hungaria 2026 « |
|
01 Maret 2026
HEADLINE - MOBIL
Otoritas AS Selidiki Kegagalan Mesin GM 6.2L L87 Setelah Recall
![]() National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di Amerika Serikat dikabarkan sedang menyelidiki laporan kegagalan mesin yang terjadi setelah penarikan kembali (recall) pada mesin 6.2L L87 buatan General Motors (GM). Dilaporkan GMAuthority pada Senin waktu setempat, penyelidikan ini dilakukan karena sejumlah pemilik melaporkan bahwa masalah mesin tetap terjadi meskipun telah dilakukan perbaikan sebagai bagian dari program recall sebelumnya. Adapun penyelidikan ini fokus pada pemantauan dan analisis lebih lanjut terhadap kendaraan GM yang telah mengalami perbaikan terkait engine failure pada periode recall namun tetap menunjukkan gejala yang sama. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas perbaikan yang telah dilakukan. Diketahui, recall awal terhadap mesin L87 6.2L dilakukan oleh GM pada 2025 dan mencakup puluhan ribu truk dan SUV GM karena kemungkinan cacat yang bisa menyebabkan kegagalan mesin total. Recall itu sendiri dilatarbelakangi oleh banyaknya keluhan dari pemilik kendaraan terkait kegagalan mesin pada model-model tertentu dengan mesin V8 L87. Masalah utama yang dilaporkan termasuk kerusakan pada rod bearing dan komponen crankshaft yang tidak memenuhi spesifikasi pabrik sehingga berpotensi menyebabkan mesin berhenti tiba-tiba atau bahkan mengalami kerusakan internal parah. National Highway Traffic Safety Administration kini tengah berupaya memastikan apakah permasalahan yang sebelumnya memicu recall benar-benar telah terselesaikan sepenuhnya. Lembaga tersebut melakukan peninjauan lanjutan untuk mengetahui apakah isu teknis itu masih melekat meski perbaikan resmi sudah dilakukan. Evaluasi ini difokuskan pada efektivitas langkah perbaikan yang telah diterapkan setelah proses recall. NHTSA ingin memastikan bahwa tindakan yang diambil tidak hanya bersifat sementara, melainkan benar-benar mampu menghilangkan potensi masalah yang dapat memengaruhi keselamatan atau kinerja kendaraan. Selain menilai hasil perbaikan, NHTSA juga mempertimbangkan kemungkinan adanya dampak lanjutan yang belum sepenuhnya teridentifikasi. Tujuannya adalah memastikan bahwa konsumen tidak lagi menghadapi risiko yang sama setelah kendaraan mereka menjalani prosedur penanganan yang direkomendasikan. Dalam proses tersebut, perhatian juga diarahkan kepada General Motors sebagai pihak produsen. Otoritas keselamatan ini ingin mengetahui apakah perusahaan perlu mengambil langkah tambahan guna memastikan penyelesaian masalah secara menyeluruh dan tuntas. Jika ditemukan indikasi bahwa isu tersebut masih berpotensi muncul, NHTSA dapat mendorong GM untuk melakukan tindakan lanjutan. Langkah ini bertujuan agar penyelesaian yang dilakukan benar-benar komprehensif dan mampu memberikan jaminan keamanan bagi seluruh pemilik kendaraan terdampak. Sumber : otomotif.antaranews.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
