|
09 Desember 2025
SPORTS - MOBIL
Para Pebalap Yang Taklukkan Juara F1 Sebelum Norris
![]() Lando Norris kini menjadi nama terbaru yang masuk dalam daftar eksklusif para pebalap yang berhasil meraih gelar juara dunia Formula 1. Pencapaiannya tidak hanya menambah panjang daftar tersebut, tetapi juga menegaskan betapa sulitnya menjadi kampiun di ajang balap paling bergengsi di dunia. Gelar yang diraihnya pada 2025 menempatkan Norris sejajar dengan para legenda F1 sebelumnya. Sepanjang sejarah panjang Formula 1, lebih dari 750 pebalap telah turun berlaga sejak kejuaraan ini pertama kali digelar. Mereka datang dari berbagai generasi, tim, dan latar belakang berbeda, membawa ambisi besar untuk mengukir sejarah dalam kompetisi yang memadukan kecepatan ekstrem, strategi matang, dan konsistensi tinggi di setiap musimnya. Namun, meskipun jumlah pebalap yang pernah mencicipi kerasnya persaingan F1 sangat banyak, hanya sebagian kecil yang berhasil mencapai puncak prestasi. Ada banyak faktor yang membuat gelar juara dunia begitu sulit diraih, mulai dari kemampuan teknis, dukungan tim, keandalan mobil, hingga ketenangan ketika menghadapi tekanan intens sepanjang musim. Dari ratusan pebalap tersebut, hanya 35 orang yang mampu memenangi kejuaraan dunia setidaknya satu kali dalam karier mereka. Angka ini menunjukkan betapa eksklusifnya gelar tersebut dan betapa dominannya beberapa nama besar dalam berbagai era, yang membuat persaingan menuju puncak menjadi semakin menantang bagi generasi baru F1. Lando Norris, yang meraih gelar pertamanya pada 2025, menjadi juara dunia terbaru yang masuk dalam daftar tersebut. Keberhasilannya melengkapi deretan pebalap yang mampu menjadi kampiun setelah melewati satu musim penuh. Dengan pencapaian ini, Norris tidak hanya mengukir sejarah pribadi, tetapi juga memperkaya daftar pebalap elite yang pernah menyandang gelar juara dunia Formula 1. Ke-34 juara dunia Formula 1 dan jumlah titel : ![]() Impian setiap pebalap adalah melakukan debut Formula 1, untuk mencapai kelas teratas dengan mobil-mobil tercepat, pebalap terbaik, dan semua kehebatan yang ada di puncak motorsport. Mimpi yang lebih besar adalah memenangi balapan, menjadi orang pertama yang melihat bendera finis, mendapat ucapan selamat dari seluruh dunia, dan berdiri di podium teratas untuk mendengarkan lagu kebangsaan. Namun, para pebalap yang tidak puas dengan impian kecil ini memiliki tujuan yang lebih besar: menjadi juara dunia Formula 1. Tidak banyak yang berhasil mencapainya, dan di sini kami ingin memberikan penghormatan kepada semua juara F1 dalam sejarah. 35 pebalap telah berbagi 75 gelar Formula 1 sejauh ini. Sebanyak 35 pebalap juara dunia F1 dari 15 kebangsaan yang berbeda dan 16 negara yang berbeda (untuk Inggris, pebalap Inggris dan Skotlandia telah menang). Yang paling sukses adalah Michael Schumacher dan Hamilton. Michael Schumacher pada 2002 menyamai Juan Manuel Fangio, yang pada saat itu merupakan pebalap dengan mahkota terbanyak, dan kemudian memenangi dua gelar lagi untuk menggenapkan jumlah gelar juara menjadi tujuh. Hamilton menambah gelar juara dari tahun ke tahun dan menyamai rekor ‘Schumi‘ pada 2020. Pada 2021, pebalap Inggris itu ingin menyalip rekor Kaiser dan menjadi pemuncak klasemen dengan rekor baru delapan gelar, tetapi Max Verstappen dan Red Bull mencegahnya melakukannya, dalam mahkota pertama pebalap muda asal Belanda itu. Dengan keluarnya Mercedes dari pertarungan, tahun 2022 dan 2023 menjadi perjalanan yang lebih mulus bagi Max Verstappen, yang menjadi juara tiga kali. Setelah menjadi juara F1 empat kali pada 2024, ia mempertahankan daftar pebalap yang telah memenangi setidaknya satu gelar Formula 1 di usia 34 tahun. Lando Norris bergabung dalam daftar sebagai pebalap Inggris ke-11 yang memenangi gelar juara dunia setelah mengalahkan Verstappen dan Piastri, menambah jumlah juara menjadi 35. Sebelum Norris, pebalap terakhir yang masuk dalam daftar ini adalah Verstappen dan, sebelum itu, Nico Rosberg, yang sampai saat ini adalah pebalap terakhir yang memenangi gelar juara dunia dan tidak pernah memenangkannya lagi (dalam kasusnya karena dia sudah pensiun), tetapi masih harus dilihat apakah Lando Norris akan meraih atau mencuri penghargaan yang langka dan sangat tidak diinginkan ini. Sumber : id.motorsport.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
