PT. CITRA LODOK LESTARI
02 Desember 2025
HEADLINE - MOBIL
Layar Dasbor Menghilang, Ratusan Ribu Jeep Diperiksa Regulator AS


Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat (AS) telah meluncurkan penyelidikan terhadap ratusan ribu unit Jeep Wrangler dan Gladiator setelah menerima puluhan laporan mengenai kegagalan fungsi klaster instrumen (layar dasbor) yang tiba-tiba mati. 

Kegagalan ini berpotensi memicu penarikan kembali (recall) skala besar. Penyelidikan Awal (Preliminary Evaluation) yang dibuka oleh Kantor Investigasi Cacat (ODI) NHTSA mencakup lebih dari 230.000 unit Jeep Wrangler dan Gladiator model tahun 2020.

Indikator Bahan Bakar dan Informasi Keselamatan Hilang
NHTSA meluncurkan penyelidikan ini setelah menerima 89 keluhan dari pemilik kendaraan. Pengemudi melaporkan bahwa layar dasbor mereka mati sebagian atau sepenuhnya saat digunakan.


Dampak paling serius dari kegagalan ini adalah hilangnya indikator bahan bakar pada layar, membuat pengemudi tidak mengetahui sisa bahan bakar yang mereka miliki. Selain ketidaknyamanan, hilangnya data keselamatan penting ini menimbulkan risiko serius.

Dilansir dari Carscoops, beberapa waktu yang lalu, ODI mencatat bahwa kegagalan mendadak klaster instrumen dapat mengalihkan perhatian pengemudi dari tugas mengemudi, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan kendaraan.

Saat ini sedang berlangsung penyelidikan terhadap total 232.209 unit Jeep Wrangler dan Gladiator model tahun 2020. Jumlah tersebut mencakup berbagai varian yang diproduksi pada periode tertentu, dan penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah ada potensi masalah teknis yang dapat memengaruhi keselamatan pengguna.

Pihak NHTSA menegaskan bahwa sampai pada tahap ini mereka belum menerima laporan apa pun yang menunjukkan adanya kecelakaan, peristiwa kebakaran, atau cedera yang berkaitan langsung dengan dugaan masalah tersebut. Penegasan ini menunjukkan bahwa temuan awal belum mengarah pada risiko serius.

Meskipun belum ada indikasi kerusakan fatal, NHTSA tetap melanjutkan proses penyelidikan secara menyeluruh. Mereka berupaya mengumpulkan data teknis yang relevan untuk memastikan apakah terdapat komponen tertentu yang dapat menimbulkan gangguan operasional pada kendaraan tersebut.

Penyelidikan yang sedang berlangsung ini masih berada pada tahap awal, sehingga seluruh informasi yang dikumpulkan akan menjadi dasar penting bagi para investigator federal. Keputusan lanjutan akan menunggu hasil evaluasi mendalam terhadap data kendaraan serta laporan pemilik.

Pada akhirnya, status recall untuk Jeep Wrangler dan Gladiator model 2020 akan sangat bergantung pada hasil temuan federal. Jika penyelidikan menemukan potensi bahaya, maka keputusan penarikan dapat diterapkan. Namun jika tidak ada indikasi risiko, proses tersebut mungkin tidak berlanjut.

Sumber : voi.id
viewed :: 165
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net