|
01 Desember 2025
HEADLINE - MOBIL
Hyundai Patenkan Desain Baterai T-Shape Terbaru
![]() Hyundai Motor Company mengembangkan sistem baterai mobil listrik dengan tata letak menyerupai konfigurasi mesin tengah pada mobil sport. Berdasarkan dokumen paten yang baru diajukan, Hyundai menempatkan paket baterai berbentuk huruf “T” di belakang pengemudi. Mengutip Carbuzz, beberapa waktu yang lalu, konsep ini diyakini mampu menciptakan distribusi bobot lebih seimbang sekaligus menghadirkan karakter pengendalian layaknya mobil performa tinggi. Secara desain, mobil listrik Hyundai tetap memiliki profil bodi rendah dan ramping tanpa mengorbankan kapasitas penyimpanan energi. Riset dan Pengembangan Hyundai menjelaskan bahwa posisi baterai yang ideal bukan hanya persoalan kapasitas energi, tetapi juga terkait dengan kinematika, distribusi bobot, dan karakteristik pengemudian. “Kami ingin sekali menciptakan pengalaman berkendara yang lebih seimbang, dinamis, dan responsif melalui tata letak ini untuk konsumen kami di masa mendatang,” tulis Hyundai. Konsep baterai yang ditempatkan di belakang pengemudi ini menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan desain konvensional yang umumnya menempatkan baterai di lantai kendaraan. Selain memberikan stabilitas berkendara yang lebih baik, posisi ini juga membuka fleksibilitas desain bagi para insinyur Hyundai dalam menata ruang kabin sekaligus meningkatkan efisiensi aerodinamika. Meski perkembangan teknologi terus menunjukkan kemajuan, Hyundai tetap menghadapi beberapa tantangan teknis sebelum konfigurasi baru ini dapat diterapkan pada model produksi massal. Perusahaan harus memastikan bahwa setiap komponen bekerja optimal dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Hal ini membuat proses pengembangan membutuhkan evaluasi mendalam. Salah satu kendala terbesar terletak pada sistem pendinginan baterai yang kini menjadi lebih kompleks. Ruang penempatan yang terbatas membuat aliran udara serta pengaturan suhu harus dirancang secara lebih presisi agar baterai tetap stabil. Tantangan ini menuntut inovasi baru agar performa kendaraan tetap terjaga dalam berbagai kondisi penggunaan. Dengan ruang yang tidak lagi fleksibel, insinyur Hyundai harus menyusun ulang tata letak komponen penting untuk memastikan sistem pendinginan tetap efisien. Upaya ini tidak hanya memerlukan desain baru, tetapi juga pengujian intensif guna menghindari potensi overheating. Tantangan tersebut menjadi fokus utama dalam tahap pengembangan awal. Selain itu, faktor keamanan menjadi perhatian besar, terutama saat terjadi benturan dari arah belakang. Penempatan baterai dan komponen vital lainnya harus mempertimbangkan risiko deformasi agar tidak menimbulkan kerusakan fatal. Hyundai perlu memastikan struktur kendaraan mampu memberikan perlindungan maksimal. Karena itu, proses pengembangan harus melewati berbagai simulasi dan uji benturan untuk memastikan konfigurasi baru benar-benar aman sebelum diproduksi massal. Hyundai menegaskan bahwa aspek keselamatan tidak dapat dikompromikan dan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan implementasi teknologi tersebut. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
