|
27 November 2025
SPORTS - MOTOR
Terpuruk Usai Juara Dunia, Jorge Martin Siap Bangkit Di MotoGP 2026
![]() JORGE Martin mengalami keterpurukan besar pada MotoGP 2025 meski berstatus sebagai juara dunia. Musim yang seharusnya menjadi kesempatan mempertahankan kejayaan justru berubah menjadi rangkaian masalah yang membuat performanya jauh dari harapan. Kondisi ini menjadi pukulan berat bagi Martin, yang sejak awal musim berjuang keras untuk tetap kompetitif. Ia pun menegaskan tekadnya untuk bangkit pada MotoGP 2026. Situasi semakin sulit ketika Martin terpaksa menghabiskan setengah musim awal dengan cedera parah yang membuatnya tidak dapat tampil maksimal. Cedera tersebut memengaruhi ritme balap dan persiapan fisiknya, sehingga ia kehilangan momentum penting dalam persaingan. Absennya Martin pada fase ini membuat posisinya di klasemen semakin tertekan dan performanya tidak mencapai level yang diinginkan. Setelah menjalani masa pemulihan panjang, Martin akhirnya mampu melakukan comeback. Namun, perjuangannya belum berakhir karena kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih membuat penampilannya tidak stabil. Pada masa ini, ia masih berusaha menyesuaikan diri dengan motor dan tekanan kompetisi. Kendala tersebut membuatnya sulit menunjukkan kemampuan terbaiknya di lintasan. Masalah berlanjut ketika Martinator kembali harus absen dalam empat dari lima seri terakhir MotoGP 2025. Rentetan ketidakhadiran itu semakin memperburuk situasinya dan membuat peluangnya untuk menutup musim dengan hasil kuat menghilang. Meski demikian, Martin menyatakan tekad besar untuk bangkit di musim berikutnya, berharap dapat kembali menunjukkan performa juara di MotoGP 2026. 1. Tanpa Kemenangan ![]() Jorge Martin alami kecelakaan pada Tes Pramusim MotoGP 2025 di Malaysia Alhasil, Martin terpuruk karena hanya menempati posisi ke-21 dengan 34 poin dan tanpa kemenangan serta podium. MotoGP 2025 diakuinya sangat berat. "Tahun ini benar-benar sangat, sangat, sangat sulit," kata Martin, mengutip dari Motosan, beberapa waktu yang lalu. Pria asal Spanyol itu mengaku sangat antusias menatap MotoGP 2026 karena ingin bangkit. Ia sudah belajar banyak dari momen-momen buruk yang dialami sepanjang musim lalu. "Tapi yang terpenting adalah selalu bangkit, belajar dari momen terburuk. Sebab, setidaknya jika Anda mengalami situasi buruk ini, Anda belajar sesuatu, itulah yang terpenting," kata Martin. 2. Kecintaan ![]() Jorge Martin Selain cedera yang memukul performanya, Martin juga terseret dalam prahara kontrak dengan Aprilia Racing yang sempat mengganggu fokusnya sepanjang musim. Meski demikian, kecintaannya pada dunia balap motor membuatnya tetap bertahan di tengah tekanan besar. Dedikasinya untuk tetap melaju di kondisi sulit menunjukkan betapa kuat tekadnya menghadapi tantangan yang datang silih berganti. Ia bahkan mengakui bahwa situasi berat tersebut justru membuka matanya mengenai seberapa dalam kecintaannya terhadap olahraga ini. Martin menyatakan bahwa ia baru menyadari besarnya ikatan emosionalnya dengan dunia balap ketika menghadapi masa-masa sulit. Ucapan itu mencerminkan kesungguhan seorang juara yang menemukan kembali motivasinya di tengah cobaan yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Martin juga menegaskan tekadnya untuk kembali berjuang merebut gelar juara, selama kondisi fisik dan mentalnya masih mendukung. Ia menyampaikan bahwa dirinya akan tetap berada di lintasan untuk mengejar kemenangan dan mempertahankan ambisinya. Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa ia belum menyerah dan siap bangkit, berusaha menunjukkan performa terbaiknya pada musim-musim berikutnya. Sumber : sports.okezone.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
