|
22 November 2025
HEADLINE - MOBIL
700 Ribu Lebih Mobil Honda Dalam Penyelidikan NHTSA)
![]() Badan keselamatan jalan raya Amerika Serikat (NHTSA) tengah melakukan tiga penyelidikan terpisah terhadap lebih dari 700.000 kendaraan buatan Honda di negaranya. Mobil-mobil tersebut diduga mengalami potensi cacat keselamatan. Penyelidikan pertama melibatkan sekitar 441.000 unit Honda Odyssey tahun produksi 2018 hingga 2022. Model ini dilaporkan mengalami pengembangan kantung udara samping secara tidak terduga, termasuk saat kendaraan melintasi jalan bergelombang atau lubang kecil. Kerusakan tersebut dapat meningkatkan risiko cedera atau gangguan konsentrasi pengemudi. Lalu kasus kedua menyangkut sekitar 142.600 unit Honda Pilot keluaran 2023 dan 2024. NHTSA menerima laporan bahwa sistem peringatan sabuk pengaman baris belakang pada model ini berfungsi tidak semestinya. Peringatan tersebut memberikan tanda bahwa sabuk telah terpasang meski sebenarnya belum, atau gagal memperingatkan ketika sabuk tidak digunakan. Sementara itu, penyelidikan ketiga mencakup sekitar 124.795 unit Honda CR-V Hybrid produksi 2020 hingga 2022. Beberapa laporan menyebutkan kendaraan kehilangan tenaga secara mendadak di jalan raya tanpa adanya peringatan atau kode kesalahan pada sistem. Dalam beberapa kasus, kendaraan dapat kembali normal setelah mesin dimatikan dan dihidupkan ulang. Melansir Roadandtrack, beberapa waktu yang lalu, NHTSA belum menetapkan adanya penarikan resmi atau recall untuk ketiga model tersebut. Namun, lembaga tersebut menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan penyebab pasti serta sejauh mana permasalahan ini dapat memengaruhi keselamatan pengguna jalan. Honda dalam tanggapannya menyebut akan bekerja sama penuh dengan pihak berwenang untuk membantu proses investigasi. Pabrikan asal Jepang itu juga menegaskan belum ada keputusan terkait recall, karena penyelidikan masih pada tahap pengumpulan data dan analisis teknis. Meski demikian, para pemilik kendaraan yang termasuk dalam daftar penyelidikan diimbau tetap waspada terhadap gejala yang tidak biasa. Seperti kantung udara yang tiba-tiba mengembang, peringatan sabuk pengaman yang keliru, atau kehilangan tenaga mesin secara mendadak. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
