|
09 November 2025
SPORTS - MOTOR
Klasemen Usai MotoGP Portugal: Bezzecchi Kokoh Di Posisi Ketiga
![]() Marco Bezzecchi memenangi MotoGP Portugal, di Portimao, Minggu (9/11/2025), yang membuatnya makin dekat dengan podium klasemen. Akhir MotoGP Portugal berakhir menggembirakan untuk Bezzecchi, tapi menyedihkan buat Francesco Bagnaia. Pebalap Ducati mengalami crash yang membuatnya tak mampu melanjutkan pertarungan di barisan depan. Situasi itu membuatnya hanya bisa menyaksikan pebalap Aprilia melesat tanpa hambatan dan mengamankan posisi ketiga klasemen dengan total 323 poin. Kejadian tersebut menjadi pukulan besar mengingat peluang Ducati sebelumnya cukup terbuka untuk menjaga jarak. Kecelakaan itu bukan hanya merusak ritme balap, tetapi juga menggagalkan rencana Ducati yang ingin mempertahankan tekanan terhadap rival-rival terdekat. Dengan hilangnya kesempatan mengumpulkan poin tambahan, posisi Ducati di klasemen menjadi rawan digeser. Kondisi ini semakin menegaskan betapa beratnya konsekuensi sebuah kesalahan kecil dalam balapan yang sangat kompetitif. Di sisi lain, performa Pecco Bagnaia justru tidak mampu menutupi kerugian tersebut. Pecco hanya mampu mengoleksi total 288 poin, terpaut cukup jauh dari 323 poin yang dikumpulkan pebalap Aprilia. Selisih besar itu menggambarkan perjalanan yang tidak stabil, sekaligus menyoroti beberapa momen krusial yang gagal dimaksimalkan pada berbagai seri penting musim ini. Pecco sempat menunjukkan peningkatan performa di beberapa kesempatan, namun inkonsistensi masih menjadi masalah utama. Saat ia membutuhkan momentum untuk mengejar ketertinggalan, hasil yang diraih justru tidak sesuai harapan. Rentetan kejadian tersebut memberikan keuntungan bagi pesaingnya, yang mampu tampil lebih konsisten dan memanfaatkan setiap peluang. Kebangkitan Pedro Acosta dalam beberapa seri terakhir menjadi salah satu cerita paling menarik. Performa impresifnya mengantar rookie itu merangsek naik ke posisi kelima klasemen sementara. Ia tidak hanya menunjukkan kecepatan mentah, tetapi juga kemampuan bertarung yang matang. Serangkaian hasil positif ini menjadikannya ancaman nyata bagi para pebalap papan atas. Acosta tampil dengan keberanian dan ketenangan yang jarang terlihat pada pebalap muda. Setiap seri ia menunjukkan peningkatan dalam manajemen balapan, termasuk strategi menyalip, menjaga ban, dan menentukan momen menyerang. Konsistensinya bukan hanya membuatnya naik peringkat, tetapi juga membuka mata banyak pihak terhadap potensi besar yang ia miliki. Dengan tren positif tersebut, Acosta kini berada sangat dekat dengan posisi keempat klasemen. Jaraknya dengan Bagnaia tinggal tiga poin saja, selisih yang sangat tipis mengingat masih banyak peluang mengubah situasi dalam balapan-balapan berikutnya. Jika performanya terus terjaga, bukan tidak mungkin ia menciptakan kejutan besar di akhir musim. Peluang Acosta menyingkirkan Bagnaia dari posisi P4 semakin besar jika dibandingkan beberapa seri sebelumnya. Tekanan kini justru berada pada kubu Ducati, yang harus waspada menghadapi pebalap muda yang tengah berada dalam kondisi terbaiknya. Dengan selisih sekecil itu, perubahan klasemen bisa terjadi kapan saja, bahkan hanya dalam satu balapan. Keberhasilan Acosta mempertipis jarak menunjukkan betapa kompetitifnya musim ini. Ketiga poin yang memisahkan keduanya menjadi gambaran betapa ketatnya perebutan posisi di papan tengah hingga papan atas. Jika tren ini berlanjut, pertarungan menuju akhir musim akan semakin intens, dan setiap detail kecil dapat menentukan siapa yang akhirnya unggul. Klasemen Pebalap MotoGP 2025 : ![]() Klasemen Konstruktor MotoGP 2025 : 1. Ducati: 740 2. Aprilia: 387 3. KTM: 350 4. Honda: 276 5. Yamaha: 237 Klasemen Team MotoGP 2025 : 1. Ducati Lenovo Team: 834 2. BK8 Gresini Racing MotoGP: 648 3. Pertamina Enduro VR46 Racing Team: 466 4. Red Bull KTM Factory Racing: 430 5. Aprilia Racing: 365 6. Monster Energy Yamaha MotoGP Team: 264 7. Trackhouse MotoGP Team: 234 8. Honda HRC Castrol: 226 9. Red Bull KTM Tech3: 207 10. LCR Honda: 151 11. Prima Pramac Yamaha MotoGP: 113 Sumber : id.motorsport.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
