PT. CITRA LODOK LESTARI
07 November 2025
HEADLINE - MOTOR
Larangan Motor Bensin Di Vietnam: Motor Listrik VinFast Melesat


Penjualan sepeda motor listrik VinFast dilaporkan melonjak tajam di Vietnam, seiring meningkatnya perhatian publik terhadap rencana Pemerintah melarang penggunaan motor bensin tahun 2026.

Kondisi ini membuat VinFast semakin memperkuat posisinya sebagai pemain utama di pasar kendaraan roda dua ramah lingkungan di Vietnam. Mengutip Reuters, beberapa waktu yang lalu,  penjualan motor listrik dan e-bike VinFast yang terdaftar di Nasdaq, VinFast (VFS.O), naik 55 %, atau menjadi hampir 70.000 pada kuartal kedua tahun 2025 dari kuartal pertama.

Perusahaan melaporkan telah mengirimkan lebih dari 120.000 motor listrik pada kuartal ketiga, meningkat 73% dari kuartal sebelumnya. Pengiriman kuartal ketiga melampaui total penjualan perusahaan pada paruh pertama tahun ini, menurut data perusahaan.


VinFast mencatat penjualan yang sangat signifikan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025, dengan total 234.536 unit skuter listrik dan sepeda listrik yang berhasil dilepas ke pasar. Angka tersebut menunjukkan adanya lonjakan minat masyarakat Vietnam terhadap kendaraan ramah lingkungan, terutama dalam menghadapi transisi menuju transportasi bebas emisi yang terus digencarkan Pemerintah setempat.

Lonjakan penjualan tersebut juga menjadi bukti bahwa strategi VinFast dalam memperluas lini produk kendaraan listrik benar-benar membuahkan hasil positif. Dengan memperbanyak model, meningkatkan jaringan layanan, serta memperkuat kehadiran di kota besar dan wilayah pinggiran, perusahaan mampu menarik konsumen baru yang sebelumnya lebih familiar dengan motor berbahan bakar bensin yang sudah mendominasi pasar selama bertahun-tahun.

Keberhasilan penjualan yang diukir VinFast tersebut bahkan terlihat semakin mencolok ketika dibandingkan dengan kinerja merek-merek tradisional. Berdasarkan catatan resmi, pertumbuhan penjualan mereka mencapai 489 persen secara tahunan. Persentase yang sangat besar ini menegaskan betapa kuatnya dorongan pasar terhadap produk listrik, sekaligus menunjukkan adanya pergeseran nyata dalam pola konsumsi masyarakat dalam memilih moda transportasi harian.

Di sisi lain, Honda masih tercatat sebagai produsen motor terbesar di Vietnam dengan penguasaan pasar mencapai 80 persen. Pada tahun sebelumnya saja, Honda berhasil menjual sekitar 2,6 juta unit motor, sebagian besar merupakan model bermesin bensin. Dominasi tersebut telah berlangsung lama, terutama karena jaringan dealer yang luas, harga kompetitif, serta reputasi mesin yang dianggap tangguh dan mudah dirawat oleh mayoritas pengguna.

Namun, dominasi yang telah melekat kuat itu kini mulai menghadapi tantangan baru seiring dengan terus berkembangnya pasar kendaraan listrik. Pemerintah Vietnam semakin serius menuju regulasi yang membatasi motor bermesin pembakaran internal, sehingga konsumen mulai mempertimbangkan alternatif yang lebih bersih. Situasi ini secara tidak langsung menjadi celah bagi VinFast untuk memperkuat posisinya dan memperluas pangsa pasarnya secara agresif di berbagai segmen.

Rencana pelarangan motor bensin yang tengah dibahas Pemerintah terbukti menimbulkan dampak besar terhadap penjualan Honda. Tekanan regulasi membuat sejumlah calon pembeli menahan diri, terutama mereka yang khawatir motor bensin akan semakin dibatasi dalam waktu dekat. Kondisi tersebut menyebabkan perubahan perilaku konsumen yang mulai melirik pilihan listrik sebagai investasi jangka panjang yang dianggap lebih aman dan sejalan dengan arah kebijakan nasional.

Akibat dinamika pasar tersebut, Honda mengalami penurunan penjualan yang cukup signifikan, yakni sekitar 22 persen hanya dalam bulan Agustus 2025. Penurunan ini mencerminkan betapa cepatnya perubahan preferensi konsumen berlangsung, terutama ketika didorong kebijakan Pemerintah. Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin pangsa pasar motor listrik akan semakin menggerus posisi pemain lama, membuka ruang persaingan baru yang jauh lebih ketat.

Simak video berikut :

Sumber : avolta.id
viewed :: 179
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net