PT. CITRA LODOK LESTARI
     Jadwal Formula 1 Miami 2026       Jadwal WorldSBK Hungaria 2026     
03 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Audi Recall 28 Ribu Mobil Terkait Sabuk Pengaman Anak-anak


Audi mengumumkan penarikan kembali atau recall hampir 28.000 unit kendaraan model tahun 2025 akibat potensi masalah pada sabuk pengaman belakang. Di mana, masalah tersebut membahayakan keselamatan anak.

Persoalan ini membuat kendaraan terkait tidak memenuhi standar keselamatan federal. Mengutip keterangan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), penarikan ini mencakup sejumlah model, antara lain A5, S5, A6, A6 Sportback e-tron, S6 Sportback e-tron, Q6 e-tron, Q6 Sportback e-tron, SQ6 e-tron, dan SQ6 Sportback e-tron.

Masalah berpusat pada sabuk pengaman belakang, khususnya pada fungsi pengunci otomatis. Regulator menjelaskan bahwa pengunci otomatis tersebut berpotensi gagal bekerja saat kursi anak dipasang menggunakan sabuk pengaman.


Akibatnya, sabuk bisa terentang melebihi batas yang diizinkan meski sudah terkunci, sehingga kursi anak tidak terpasang dengan aman dan meningkatkan risiko cedera. Sebagaimana dilansir dari Carscoops, beberpa waktu yang lalu.

Audi mendeteksi anomali ini pada September lalu melalui audit internal, yang kemudian berlanjut ke penyelidikan menyeluruh. Hasilnya, ditemukan bahwa sumber masalah berasal dari kaset pegas pada rakitan sabuk pengaman.

Komponen tersebut diduga mengalami kerusakan saat proses manufaktur, kemungkinan akibat pin yang longgar atau salah posisi. Kondisi ini dapat mengubah bentuk rumah pegas dan menyebabkan mekanisme pengait pengunci gagal berfungsi.

Audi A6 Sportback e-tron

Meski demikian, Audi memperkirakan hanya sekitar 3 persen dari total kendaraan yang ditarik kembali benar-benar mengalami cacat tersebut. Pemberitahuan kepada pemilik kendaraan dijadwalkan dikirim pada pertengahan Februari.

Dealer akan melakukan pemeriksaan pada mekanisme penggulung sabuk pengaman belakang. Jika sabuk masih dapat ditarik melebihi batas setelah terkunci, rakitan akan diganti tanpa biaya.

Namun, proses perbaikan tidak sepenuhnya mulus. Instruksi kepada dealer juga memuat perintah penghentian penjualan sementara, dengan catatan bahwa suku cadang pengganti saat ini belum tersedia. Dealer diminta menahan kendaraan yang teridentifikasi bermasalah hingga perbaikan dapat dilakukan.

Adapun prosedur inspeksi tergolong sederhana. Teknisi hanya perlu menempelkan penggaris pada jok belakang, menarik sabuk pengaman, lalu mengukur jarak pergerakannya untuk memastikan masih dalam batas aman.

Sumber : voi.id
viewed :: 184
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net