PT. CITRA LODOK LESTARI
     Jadwal Formula 1 Miami 2026       Jadwal WorldSBK Hungaria 2026     
01 Maret 2026
HEADLINE - MOBIL
Macan Listrik Tak Sesuai Harapan, Porsche Usahakan Crossover Baru


Beberapa pabrikan otomotif mengubah strategi atau mempertimbangkan kembali strategi kendaraan listrik dikarenakan beberapa faktor, termasuk Porsche. Berdasarkan laporan Carscoops, beberapa waktu yang lalu, merek tersebut tengah berupaya mengubah rencana kendaraan listriknya. Mantan CEO merek tersebut baru saja secara terbuka mengakui bahwa menjadikan Macan sebagai model khusus kendaraan listrik adalah sebuah kesalahan.

Mantan CEO Oliver Blume, yang mengundurkan diri pada awal tahun 2026, mengungkapkan bahwa menjadikan Macan generasi berikutnya hanya bertenaga listrik adalah sebuah kesalahan. "Kami salah tentang Macan," ungkapnya.

Macan GTS, 2025, Porsche AG

Menurutnya banyak banyak orang berpendapat bahwa sebagian besar pembeli Macan lebih peduli pada merek daripada mesinnya. Namun, menurunnya permintaan untuk EV mewah yang mahal dan hambatan regulasi, membuat Macan serba listrik lebih sulit dijual daripada yang diperkirakan beberapa orang. Blume mengakui bahwa penyesalan selalu datang terlambat.


"Berdasarkan data pada saat itu, kami akan membuat keputusan yang sama," tambahnya. Ia menambahkan nantinya Porsche berencana untuk memperkenalkan kembali crossover kompak bertenaga bensin, tetapi tidak akan disebut Macan.

Model baru ini, yang akan hadir paling lambat tahun 2028, akan menempati segmen yang sama di bawah SUV Cayenne dan diharapkan menggunakan arsitektur Premium Platform Combustion milik Volkswagen Group, yang juga digunakan pada Audi Q5.

Oliver Blume menggambarkan crossover terbaru yang tengah disiapkan sebagai model yang “sangat, sangat khas Porsche”. Ia menekankan bahwa kendaraan ini akan tetap membawa DNA desain dan karakter berkendara yang kuat, sehingga identitas merek tetap terasa dominan pada setiap detailnya.

Menurut Blume, pendekatan yang digunakan dalam pengembangan crossover ini benar-benar diarahkan untuk mencerminkan nilai inti Porsche. Mulai dari proporsi bodi, bahasa desain, hingga karakter performa, semuanya dirancang agar tetap selaras dengan citra sporty dan premium yang selama ini melekat pada brand tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa model ini sengaja dibuat berbeda dari Porsche Macan EV. Perbedaan tersebut bukan sekadar kosmetik, melainkan menyangkut konsep dan positioning agar masing-masing produk memiliki identitas yang jelas di dalam lini SUV Porsche.

Dengan pembedaan yang tegas dari Macan EV, crossover anyar ini diharapkan mampu menghadirkan karakter unik tanpa menimbulkan tumpang tindih internal. Strategi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Porsche ingin memperluas portofolio tanpa mengaburkan ciri khas setiap model.

Secara keseluruhan, pernyataan Blume menegaskan komitmen Porsche untuk tetap setia pada jati diri merek meskipun menghadirkan produk baru. Crossover ini diproyeksikan hadir sebagai interpretasi modern yang tetap mempertahankan esensi Porsche, namun dengan pendekatan yang berbeda dari Macan EV.

Sumber : voi.id
viewed :: 1113
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net