| » Jadwal Formula 1 Miami 2026 « | » Jadwal WorldSBK Hungaria 2026 « |
|
02 November 2025
SPORTS - MOBIL
Perez: Tak Ada Pebalap Yang Bisa Bertahan Dengan Verstappen
![]() Setelah kepergiannya dari Red Bull F1 pada akhir musim 2024 yang sangat rumit, Sergio Perez kembali ke topik tentang sulitnya tampil bersama Max Verstappen. Menurutnya, pebalap sekaliber Lewis Hamilton pun akan mengalami kesulitan jika ditandemkan dengan pilot asal Belanda itu. Sergio Perez hadir dalam Grand Prix Meksiko sebagai penonton. Situasi yang tidak berlangsung lama bagi pebalap lokal, yang akan kembali ke balik kemudi tahun depan dengan tim Cadillac yang baru. Hadir pada akhir pekan, mantan rekan setim Max Verstappen itu berbicara tentang waktunya bersama tim asal Austria tersebut. Awalnya digantikan oleh Liam Lawson, Yuki Tsunoda mengambil alih Red Bull setelah pebalap Selandia Baru tampil mengecewakan dalam dua balapan. Namun, situasinya hampir tidak lebih baik untuk pebalap Jepang, yang masa depannya tidak pasti. Dalam beberapa pekan terakhir, ada pembicaraan tentang Isack Hadjar yang akan menjadi rekan setim Max Verstappen musim depan. Berbicara kepada Sky Sports F1, Sergio Perez mengenang kembali petualangannya bersama pebalap asal Belanda tersebut, dan memahami kesulitan yang dihadapi para penerusnya. "Saya tidak suka mengkritik pebalap, karena saya pernah mengalami situasi itu. Saya tahu persis apa yang mereka alami. Segera setelah saya menandatangani perjanjian kepergian saya dengan Red Bull, saya tahu siapa orang malang yang akan menggantikan saya. Saya berhasil bertahan. Itu adalah tempat yang sangat sulit," ucapnya. "Jelas, berada di samping Max sangat sulit. Namun, berada di samping Max di Red Bull adalah sesuatu yang tidak dimengerti orang. Saya bisa bercerita banyak, tapi ini adalah pekerjaan yang sangat sulit bagi seorang pebalap." ![]() Max Verstappen, Red Bull Racing, Sergio Perez, Red Bull Racing, di Paddock Setelah kepergian Daniel Ricciardo dari Red Bull pada 2019, sebuah kutukan telah menimpa ember kedua tim asal Austria tersebut. Korban pertama dari kutukan tersebut adalah Pierre Gasly, yang diberhentikan setelah hanya setengah musim. Ia digantikan oleh Alexander Albon dan pemain asal Thailand ini hanya bertahan selama 1,5 musim sebelum digantikan oleh Sergio Perez, yang bertahan selama empat tahun. Baik itu Liam Lawson atau Yuki Tsunoda hingga saat ini, tidak ada satu pun dari pebalap tersebut yang mampu bersaing dengan sang juara F1 empat kali, dengan pebalap asal Meksiko tersebut menjadi satu-satunya yang mampu meraih kemenangan. "Tidak ada pebalap yang bisa bertahan di sana. Tidak masalah jika Anda memilih Hamilton atau Leclerc, atau siapa pun, mereka akan mengalami masa-masa yang sangat sulit," tambahnya. "Sebagai pebalap, ini sangat sulit, karena Anda harus terus memikirkan cara mengemudi. Ketika Anda terus-menerus memikirkan cara mengemudi, Anda tahu apa yang sedang terjadi." Sumber : id.motorsport.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
