PT. CITRA LODOK LESTARI
     Jadwal Formula 1 Miami 2026       Jadwal WorldSBK Hungaria 2026     
04 Mei 2025
SPORTS - MOBIL
Red Bull Akui Salah Dalam Insiden Pit Stop Verstappen Di F1 GP Miami


Konsultan Red Bull, Helmut Marko, yakin pitstop yang dilakukan Max Verstappen sebelumnya bisa membuatnya mengalahkan McLaren dalam balapan sprint F1 GP Miami, Sabtu (3/5/2025), yang kacau.

Marko berpendapat bahwa tabrakan di pitlane yang dialami Max Verstappen dengan Andrea Kimi Antonelli membuatnya tidak dapat menantang pebalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, untuk meraih kemenangan dalam balapan sprint di Miami International Autodrome.

Ketika Antonelli yang berada di posisi terdepan tergeser ke urutan keempat pada awal sprint basah ke kering, Verstappen naik ke urutan ketiga dan tidak mampu mengimbangi kecepatan mobil McLaren yang dikemudikan oleh Piastri dan Norris karena keausan ban yang berlebihan pada RB21.


Namun, sirkuit yang mengering memberi Verstappen kesempatan untuk menyalakan kembali upayanya untuk memenangkan sprint karena pitstop awal untuk mengganti ban slick yang dilakukan oleh rekan setimnya, Yuki Tsunoda, menunjukkan bahwa ban kering jauh lebih cepat daripada ban medium yang digunakan oleh McLaren.

Verstappen adalah salah satu pebalap terdepan yang masuk ke pit untuk mengganti ban slick di lap 13 dari 18 lap, ketika ia mencoba menyalip Piastri dan Lando Norris, yang menunda pitstop untuk menghindari kemacetan.

Tapi, pebalap Red Bull itu dilepas ke jalur Antonelli, yang akan berhenti di kotak Mercedes tepat di depan Verstappen. Kontak antara keduanya menyebabkan kerusakan sayap depan pada mobil pebalap Belanda itu sebelum penalti waktu 10 detik untuk pelepasan yang tidak aman sepenuhnya menjatuhkannya dari posisi 10 besar.

Max Verstappen, Red Bull Racing,
Andrea Kimi Antonelli, Mercedes

Namun menurut Marko, insiden tersebut tidak hanya membuat Verstappen kehilangan enam poin untuk posisi ketiga, karena pebalap asal Austria ini merasa pebalapnya memiliki keunggulan kecepatan ban yang lebih baik untuk mengalahkan McLaren.

"Itu adalah kesalahan kami, dan tanpa insiden ini saya pikir kami memiliki peluang untuk menang, karena kami lebih cepat empat detik dengan ban slick daripada yang lain dengan ban hujan," kata Marko saat ditanyai tentang insiden tersebut oleh Motorsport.com. "Kami tidak tertinggal terlalu jauh, dan kami mendapatkan empat detik per lap, dan mereka datang belakangan. Dengan Max, kami bisa saja menang, saya yakin."

Seperti Verstappen, Marko membantah bahwa masalah pitstop ketiga yang dialami Red Bull dalam beberapa balapan akhir pekan ini merupakan tren yang mengkhawatirkan. Ia juga mengecilkan kaitannya dengan kepergian direktur olahraga Red Bull, Jonathan Wheatley, ke Sauber.

"Saya pikir itu adalah sebuah kebetulan," jawabnya ketika ditanya tentang dampak kehilangan Wheatley, yang terkenal dengan organisasi pitstop-nya. "Kami harus melihat detailnya, tetapi selalu ada alasan yang berbeda. Itu bukanlah kesalahan yang sama, namun kami harus menyelidiki dan menghentikannya. Itu adalah kesalahan manusia."

Verstappen memasuki sesi kualifikasi grand prix Miami dengan 19 poin di belakang pemimpin klasemen Piastri, di mana Norris kini hanya tertinggal sembilan poin dari rekan setimnya di McLaren setelah merebut kemenangan sprint dari pebalap Australia itu.

Sumber : id.motorsport.com
viewed :: 1124
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net