PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
29 Juli 2026
SPORTS - MOTOR
Bos BMW: Petrucci-Oliveira Hilang Kepercayaan Diri Pada Motornya


Hanya beberapa bulan setelah Toprak Razgatlioglu mendominasi dan menjadi juara dunia WSBK, BMW justru menjauh dari persaingan. Jangankan bertarung untuk mempertahankan gelar dunia, untuk meraih kemenangan saja sulit. Hasil buruk Danilo Petrucci dan Miguel Oliveira terutama di Donington Park kemarin, merupakan alarm keras untuk pabrikan asal Jerman itu.

“Saya tidak akan menyebut Donington sebagai bencana, tetapi jelas kami sangat kecewa. Kami berharap bisa tampil kompetitif dan finis di posisi ke-4 hingga ke-6. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, kami tidak dapat mencapai level yang kami perkirakan. Saya kecewa terhadap tim, karena kami gagal memberikan Danilo dan Miguel motor yang benar-benar mampu bersaing,” ujar Direktur tim BMW Shaun Muir kecewa.

Miguel-Oliveira – Danilo-Petrucci

Meskipun BMW tampil kompetitif di sirkuit seperti Portimao dan Balaton Park, faktanya hasil tersebut tidak cukup untuk menantang Ducati dan pabrikan terkemuka lainnya. Pebalap pabrikan Ducati yakni Nicolo Bulega seakan balapan sendiri karena tidak ada pebalap yang bisa, jangankan mengalahkannya, mengimbanginya saja tidak mampu. Rider yang kabarnya akan naik ke MotoGP tahun depan itu, menyapu bersih nyaris semua balapan di paruh pertama musim (23 kali menang dari 24 balapan dengan hitungan setiap seri menggelar 3 balapan). Hanya 1 kali kalah dari rekan setimnya sendiri Iker Lecuona ada Race 1 di Donington Park kemarin.


Shaun Muir mengakui bahwa timnya telah menyimpang dari arah pengembangan yang sebelumnya meraih kesuksesan bersama Toprak Razgatlioglu. “Kita harus menganalisis apa yang terjadi dan meresponsnya. Kami yakin telah mengidentifikasi masalahnya dan sekarang kami harus memperbaikinya. Kami memiliki fondasi yang sangat kokoh yang dibangun selama bertahun-tahun oleh Michael van der Mark dan Toprak. Kami menyimpang dari arah itu, karena kami mencari sesuatu yang lebih baik. Kami yakin bahwa dengan paket saat ini kami dapat konsisten bersaing untuk meraih podium, meskipun bukan untuk meraih kemenangan. Itulah kenyataannya,” jelasnya.

Danilo Petrucci

Tapi Muir menegaskan bahwa potensi BMW M 1000 RR masih ada. “Kami belum kehilangan dasar teknis itu. Kami hanya perlu mencari cara untuk kembali ke arah yang benar. Kami telah mengidentifikasi beberapa area yang harus kami perbaiki, terutama dalam manajemen pengereman dan bagaimana pebalap dapat memaksimalkan potensi motor. Ini secara langsung memengaruhi kepercayaan diri mereka. Ketika kurang percaya diri, pebalap cenderung mengerem terlalu cepat sehingga kehilangan kecepatan,” ungkapnya.

Hilangnya feel inilah yang membuat Petrucci dan Oliveira belum mampu memaksimalkan kemampuan terbaik dari motornya selama sebagian besar musim. Meski begitu, BMW adalah juara bertahan musim ini, itu menunjukkan bahwa performa mereka patut diperhitungkan.

Muir menjelaskan, “Kita tidak boleh lupa bahwa kami masih merupakan juara bertahan dan paket motor kami sudah menunjukkan potensinya. Miguel sudah cukup mengenal motor dan proyek kami dengan baik. Sementara pekerjaan Petrucci lebih rumit karena dasar teknis yang kami gunakan membutuhkan adaptasi yang cukup besar.”

“Kami harus mengembalikan kepercayaan diri para pebalap. Apa pun arah yang kita ambil bersama Danilo dan Miguel, kami harus meyakinkan mereka bahwa paket kami mampu bersaing secara konsisten untuk memperebutkan podium lagi. Kami akan mengkonfirmasinya dalam tes di Magny-Cours dan Estoril. Kami akan menggunakan jatah tes yang kami miliki, dan itu akan sangat penting untuk lebih memahami arah yang harus kami ambil.”

Miguel Oliveira – BMW

“Kami punya banyak komponen dan sumber daya yang tersedia. Selama 4 pekan ke depan, kami akan melakukan beberapa tes dalam program Superbike. Ini merupakan kerja sama besar antara tim dan pabrikan. Pesannya jelas, kami sedang membangun proyek yang sudah terbukti dapat meraih podium. Sekarang kita harus mempercepat prosesnya dan mengembalikan kepercayaan kepada para pebalap,” imbuhnya.

Setelah paruh pertama musim, BMW bisa dibilang kalah jauh dari para rivalnya terutama Ducati. Persepsi ini diperkuat hasil buruk dalam beberapa balapan terakhir. “Saya memahami persepsi itu, terutama setelah apa yang terjadi di Donington. Tetapi kita harus melihat gambaran yang lebih besar. Kami mengalami balapan yang sulit di Balaton Park, Most, dan Misano. Selain itu kami tiba di Donington dengan dua pebalap yang baru pulih dari cedera serius,” ujar Muir.

Oleh karena itu, Muir mendesak agar semua pihak tidak terburu-buru meng’hakimi’ mereka. “Saya rasa tidak fair jika menilai situasi kami hanya berdasarkan hasil akhir pekan ini. Kita harus melihat keseluruhan musim dan konteksnya. Lagipula, BMW memenangkan 6 balapan terakhir di Donington. Itu menunjukkan bahwa potensi motor kami tidak mungkin hilang begitu saja dalam semalam,” pungkasnya.

Toprak Razgatlioglu

Semenjak ditinggal Toprak Razgatlioglu, BMW kesulitan menempatkan dua pebalapnya Miguel Oliveira dan Danilo Petrucci untuk bertarung di barisan depan. Tes di Magny-Cours dan Estoril mendatang akan sangat penting untuk menentukan, apakah awal baru yang diharapkan Shaun Muir dapat mengembalikan BMW ke posisi terdepan seperti masa-masa kejayaan mereka bersama Toprak?

Sumber : ridertua.com
viewed :: 114
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net