| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
11 Juli 2026
HEADLINE - MOBIL
Chery Percepat Pengembangan EV Murah Dengan Baterai Sodium-Ion
![]() Chery bersama mitra teknologinya, Chaowei Group, mulai memasuki tahap produksi massal baterai sodium-ion. Langkah tersebut ditandai dengan beroperasinya pabrik baru senilai 3,5 miliar yuan di Anqing, Provinsi Anhui, Cina. Demikian melansir CarnewsChina, beberapa waktu yang lalu. Fasilitas tersebut mulai aktif, beberapa waktu yang lalu, dan menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan baterai generasi baru yang digadang-gadang menjadi alternatif baterai lithium-ion. Pabrik tersebut dikelola oleh Anqing Chaoren Energy Technology dan pada tahap awal memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 2 GWh. Fokus utamanya memproduksi sel baterai sodium-ion untuk kendaraan listrik dan aplikasi penyimpanan energi. Selain itu, fasilitas tersebut juga akan memproduksi material hard carbon yang menjadi salah satu komponen utama pada anoda baterai sodium-ion. Baterai sodium-ion mulai menarik perhatian industri karena bahan bakunya lebih melimpah dan lebih murah dibanding lithium. Teknologi ini juga memiliki performa yang lebih baik di suhu rendah dan dinilai lebih aman dari sisi risiko thermal runaway. Namun, kepadatan energinya masih lebih rendah dibanding baterai lithium-ion yang saat ini mendominasi pasar kendaraan listrik. Seiring meningkatnya skala produksi, para pelaku industri memperkirakan harga baterai sodium-ion akan semakin kompetitif. Bahkan, sejumlah analis memprediksi biaya produksinya bisa mencapai titik yang setara dengan baterai lithium-ion pada akhir 2026. Dimulainya produksi massal di fasilitas baru tersebut menjadi tanda penting bagi perkembangan teknologi baterai sodium-ion. Langkah ini menunjukkan bahwa teknologi tersebut mulai bergerak keluar dari tahap penelitian dan pengembangan menuju fase komersialisasi. Dengan adanya produksi dalam skala besar, baterai sodium-ion semakin dekat untuk digunakan pada kendaraan listrik secara lebih luas. Peralihan dari tahap pengembangan menuju produksi massal menunjukkan adanya kemajuan besar dalam penerapan baterai sodium-ion. Teknologi ini sebelumnya masih berada dalam proses penyempurnaan, namun kini mulai mendapatkan perhatian sebagai salah satu alternatif untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik di masa depan. Jika biaya produksi baterai sodium-ion terus mengalami penurunan, teknologi ini memiliki peluang lebih besar untuk diterapkan pada kendaraan listrik dengan harga terjangkau. Selain faktor biaya, peningkatan performa juga menjadi kunci agar baterai tersebut mampu bersaing dengan teknologi baterai lain yang sudah lebih dahulu digunakan di industri otomotif. Dengan kombinasi biaya produksi yang semakin rendah dan kemampuan yang terus meningkat, baterai sodium-ion berpotensi menjadi pilihan utama untuk mobil listrik entry-level pada masa mendatang. Kehadiran teknologi ini dapat membuka peluang lebih besar bagi kendaraan listrik yang lebih ekonomis dan mudah dijangkau oleh konsumen. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
