| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
27 Mei 2026
HEADLINE - MOBIL
Volkswagen Mau Jualan EV Cina Ke Eropa
![]() Volkswagen mulai membuka peluang besar, untuk membawa lini mobil listrik yang awalnya dikembangkan khusus untuk pasar Cina ke Eropa. Langkah ini muncul seiring tekanan terhadap performa bisnis global, sekaligus upaya memaksimalkan kapasitas produksi yang belum terpakai di benua biru. Disitat dari Carnewschina, salah satu model yang mencuri perhatian adalah ID. Era 9X, SUV listrik berukuran besar yang dikembangkan khusus untuk pasar Tiongkok. Model ini menjadi SUV terbesar Volkswagen saat ini, dengan pendekatan range extender yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin kecil. Mobil ini dibekali baterai berkapasitas hingga 65,2 kWh, dengan jarak tempuh listrik mencapai sekitar 340 km (WLTC), serta tenaga maksimal hingga 510 hp. Tak kalah menarik, ada AUDI E7X, SUV listrik premium hasil kolaborasi SAIC dan Audi yang juga hanya dipasarkan di Cina. Model ini hadir dengan dimensi panjang 5.049 mm dan wheelbase 3.060 mm, serta dibangun di atas platform Advanced Digitized Platform dengan arsitektur 900V. Tersedia dalam pilihan penggerak RWD 300 kW dan AWD 500 kW, mobil ini menggunakan baterai 100 kWh hingga 109 kWh, dengan jarak tempuh maksimum mencapai 751 km (CLTC). Akselerasi 0–100 km/jam diklaim hanya 3,97 detik untuk varian AWD.SUV & Crossover Selain menghadirkan dua model sebelumnya, Volkswagen turut memperkenalkan konsep Jetta X sebagai SUV listrik entry-level yang menyasar segmen harga lebih terjangkau. Kendaraan tersebut diposisikan untuk konsumen dengan kisaran harga sekitar 100.000 yuan atau setara Rp 240 jutaan. Kehadiran model ini menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan kendaraan listrik di pasar. Konsep Jetta X diperkenalkan Volkswagen sebagai SUV listrik entry-level yang dirancang untuk menjangkau konsumen di segmen harga sekitar 100.000 yuan atau setara Rp 240 jutaan. Model tersebut melengkapi jajaran kendaraan yang diperkenalkan perusahaan sekaligus memperlihatkan langkah ekspansi merek Jetta dalam pasar kendaraan energi baru atau NEV di beberapa tahun mendatang. Volkswagen memperluas lini produknya dengan menghadirkan konsep Jetta X, sebuah SUV listrik entry-level yang ditawarkan pada kisaran harga sekitar 100.000 yuan atau sekitar Rp 240 jutaan. Kehadiran model ini menjadi bagian dari strategi pengembangan Jetta di pasar kendaraan energi baru. Perusahaan bahkan telah menyiapkan rencana menghadirkan empat model hingga tahun 2028. Sebagai bagian dari pengembangan kendaraan elektrifikasi, Volkswagen memperkenalkan konsep Jetta X untuk segmen SUV listrik entry-level. Model tersebut ditujukan bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan harga sekitar 100.000 yuan atau setara Rp 240 jutaan. Jetta X juga menjadi langkah awal ekspansi Jetta dalam memperkuat posisinya di pasar kendaraan energi baru. Kehadiran konsep Jetta X menandai langkah Volkswagen dalam memperluas pasar kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau. SUV listrik entry-level ini dipasarkan pada kisaran harga sekitar 100.000 yuan atau sekitar Rp 240 jutaan. Selain itu, model tersebut juga masuk dalam strategi jangka panjang Jetta untuk menghadirkan empat kendaraan energi baru hingga 2028. Volkswagen menjadikan konsep Jetta X sebagai bagian penting dalam strategi ekspansi merek Jetta ke pasar kendaraan energi baru atau NEV. SUV listrik entry-level tersebut dipersiapkan untuk segmen harga sekitar 100.000 yuan yang setara Rp 240 jutaan. Dalam rencana jangka panjangnya, Jetta disebut akan menghadirkan total empat model kendaraan hingga tahun 2028. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
