PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal WorldSBK Belanda 2026   
13 April 2026
SPORTS - MOBIL
Red Bull Pertanyakan Kepindahan Gianpiero Lambiase Ke McLaren


Mantan pebalap F1, Juan Pablo Montoya, memberikan pandangannya terkait berita mengejutkan bahwa Gianpiero Lambiase akan meninggalkan Red Bull. Tim yang berbasis di Milton Keynes mengumumkan pekan lalu bahwa insinyur balap lama Max Verstappen itu akan mengakhiri perannya bersama tim pada tahun 2028. Tak lama setelah itu, McLaren mengumumkan bahwa mereka berhasil merekrut Lambiase, yang akan bergabung sebagai kepala petugas balap.

Berbicara kepada AS Colombia, Montoya menyoroti bahwa Red Bull sebenarnya bisa dengan mudah menandingi tawaran McLaren untuk Lambiase. "Ini menarik, karena sekarang dia akan memiliki peran yang lebih penting daripada yang dia miliki atau mungkin miliki di Red Bull," kata Montoya. "Ini juga peran yang bisa diketahui Red Bull bahwa dia bisa mendapatkannya di tempat lain. Saya tidak tahu pasti, tetapi melihat semua yang telah dicapainya, saya pribadi berpikir bahwa ini adalah peran yang tentunya bisa diberikan Red Bull juga."

Kepergian Lambiase kembali membuat masa depan Verstappen tidak pasti, mengingat Briton tersebut telah lama dikenal sebagai salah satu sekutu terdekatnya di Red Bull. Tim saat ini tengah berjuang dengan kinerja mereka setelah menjalani tiga putaran awal yang kurang memuaskan. Jika perbaikan tidak ditemukan, Montoya memprediksi Verstappen akan mencari pintu keluar.


Perhatikan situasi di Mercedes saat ini. Kimi Antonelli baru saja meraih dua kemenangan beruntun yang menunjukkan performa menjanjikan, tetapi di sisi lain George Russell justru mengalami penurunan yang cukup signifikan. Perbedaan performa ini menjadi sorotan karena terjadi dalam tim yang sama, sehingga memunculkan pertanyaan tentang konsistensi dan keseimbangan internal mereka.

Juan Pablo Montoya menyoroti kondisi tersebut dengan cukup tajam. Ia melihat adanya kontras mencolok antara Antonelli yang sedang berada di puncak performa dan Russell yang tiba-tiba kesulitan menemukan ritme balapnya. Situasi ini dianggap tidak biasa, mengingat Russell sebelumnya dikenal sebagai pebalap yang stabil dan kompetitif di berbagai kondisi.

Selain itu, Montoya juga mengingatkan bahwa Toto Wolff sejak lama memiliki ketertarikan terhadap Max Verstappen. Bos Mercedes tersebut secara terbuka pernah menyatakan keinginannya untuk membawa Verstappen ke dalam tim. Pernyataan ini bukan hal baru, namun tetap relevan dalam konteks dinamika performa yang sedang terjadi saat ini.

Dengan kondisi yang ada, peluang bagi Verstappen untuk mempertimbangkan masa depan baru menjadi semakin terbuka. Terlebih jika melihat performa Red Bull yang mulai terlihat melambat dibandingkan kompetitor. Hal ini bisa menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan Verstappen dalam menentukan langkah berikutnya dalam kariernya.

Jika Red Bull tidak mampu memperbaiki performa mereka dalam waktu dekat, maka tekanan terhadap Verstappen akan semakin besar. Sebagai pebalap dengan ambisi tinggi, ia tentu menginginkan mobil yang mampu bersaing di level teratas. Ketika hal itu tidak terpenuhi, opsi untuk mencari tim lain menjadi semakin masuk akal.

Montoya menilai bahwa situasi ini bisa menjadi momen yang tepat bagi Verstappen untuk mengambil keputusan besar. Kombinasi antara ketertarikan Mercedes dan performa Red Bull yang menurun menciptakan peluang langka. Dalam dunia Formula 1, momentum seperti ini sering kali menentukan arah karier seorang pebalap.

Pada akhirnya, jika Red Bull tetap berada di posisi yang kurang kompetitif sepanjang musim, maka sangat mungkin Verstappen akan mencari jalan keluar. Ia diperkirakan akan mempertimbangkan semua opsi yang tersedia untuk pindah secepat mungkin demi tetap berada di jalur perebutan gelar juara dunia.

Sumber : ligaolahraga.com
viewed :: 161
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net