| » Jadwal Formula 1 Miami 2026 « | » Jadwal WorldSBK Hungaria 2026 « |
|
09 Oktober 2025
SPORTS - MOBIL
Binotto Sebut Ferrari Dan Audi Seperti Siang Dan Malam
![]() Direktur teknis tim Audi, Mattia Binotto, menjelaskan bagaimana mereka mendekati masuknya mereka ke Formula 1 pada 2026, dengan tujuan memperjuangkan gelar pada 2030 dan filosofi yang sangat berbeda dengan Ferrari. Audi makin mendekat ke gerbang Formula 1 dengan perpaduan antara ambisi dan kenyataan. Pabrikan Jerman ini akan melakukan debut resminya pada 2026, mengambil alih tim Sauber saat ini, dan akan melakukannya dengan sebuah proyek yang bertujuan untuk menjadi referensi dalam jangka menengah. Di pucuk pimpinan manajemen teknis adalah Mattia Binotto, mantan prinsipal Ferrari, yang memberikan wawancara kepada DAZN Spanyol di mana ia menjelaskan tantangan membangun tim secara praktis dari awal. "Ini bukan hanya tentang semangat, ini tentang membuat rencana dan berpegang teguh pada rencana tersebut," jelas Binotto, sesuai dengan ketelitian yang menjadi ciri khas budaya Jerman. "Ada satu hal yang menjadi keunggulan Audi, perencanaan. Tujuan kami adalah mencoba memenangi kejuaraan pada 2030. Kami tahu ini akan menjadi perjalanan yang panjang dengan tahapan-tahapan, tetapi yang penting adalah untuk meningkatkan diri dari tahun ke tahun." Tantangan Audi adalah tantangan besar. Mereka tidak hanya akan bersaing dengan sasis produksi sendiri, tetapi juga dengan unit daya sendiri, sesuatu yang hanya sedikit pabrikan yang berani melakukannya sejak awal. Pada 2026, dengan peraturan teknis dan mesin yang baru, Audi akan bergabung dengan daftar produsen mesin F1 bersama Ford yang akan berkolaborasi dengan Red Bull Racing. Bagi Binotto, revolusi regulasi tersebut merupakan kesempatan ideal untuk memulai dari selembar kertas yang bersih. "Perjalanan itu sendiri adalah hal yang paling saya sukai," akunya."Memulai dari nol dengan ambisi yang tinggi adalah hal yang menarik bagi saya. Saya suka tantangan, saya suka ambisi". Perubahan era dan perubahan mentalitas Binotto tahu betul apa artinya menghadapi perubahan regulasi. Pada 2014, ia sendiri memimpin pengembangan mesin hybrid Ferrari, menandai era sebelum dan sesudah F1 modern. Jadi perannya di Audi juga akan menjadi kunci di bidang teknis dan integrasi mesin dengan sasis. "Setiap perubahan adalah sebuah diskontinuitas, kesulitan, dan hambatan," akunya. "Tetapi perubahan adalah peluang, dan bagi kami, peraturan baru ini sangat cocok dengan merek Audi. Ini tidak berarti kami akan menjadi kuat sejak awal, tetapi ini akan menjadi perjalanan yang dibangun berdasarkan kompetensi yang ada dan tim hebat yang sudah kami miliki." Pria asal Italia ini menegaskan bahwa aset terbesar Audi bukanlah pada satu bagian mobil, tetapi pada pola pikir kolektifnya. "Jika ada kekuatan, itu ada pada komitmen kami terhadap olahraga dan proyek ini. Saya tidak akan melihat pada area tertentu, karena saya pikir di semua area kami perlu meningkatkannya," tuturnya. "Ferrari dan Audi seperti siang dan malam". Terbiasa dengan intensitas Maranello, Binotto mengakui bahwa perubahan budaya sangat besar. "Perbedaannya sangat besar, saya pikir ini seperti siang dan malam," tegasnya. "Itu karena orang-orangnya, budaya dari berbagai negara, cara perusahaan diorganisir. Saya berada di Ferrari selama hampir 30 tahun, saya mengenal setiap karyawan. Sekarang, saya masih belajar, mengenal budaya dan orang-orangnya, dan itu membuat saya menikmati momen ini." Audi mendekati debutnya dengan harapan yang tidak muluk-muluk. Binotto sendiri mengakui bahwa berpikir tentang kemenangan langsung adalah hal yang tidak realistis. Namun, peta jalannya jelas: belajar, tumbuh, dan berkonsolidasi. "Ini akan menjadi perjalanan yang panjang, tetapi setiap tahun kami harus mengambil langkah maju. Itulah tujuannya," katanya. Ambisinya ada di sana. Audi ingin menjadi lebih dari sekadar merek baru di dunia balap. Mereka ingin membangun warisan. Dan Binotto, dengan pengalaman Ferrari dan visi teknisnya, akan menjadi salah satu pemain kunci dalam mencapai hal ini. Sumber : id.motorsport.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
