| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
27 Juli 2026
HEADLINE - MOBIL
Land Rover Tarik 250.857 SUV, Airbag Pengemudi Bermasalah
![]() Land Rover menarik kembali 250.857 SUV karena airbag pengemudi berpotensi tidak mengembang saat terjadi tabrakan. Model yang terdampak mencakup Defender, Discovery, dan Range Rover produksi 2020 hingga 2026. Mengutip laporan Car and Driver, dikutip beberapa waktu yang lalu, penarikan kembali itu tercantum dalam dokumen yang diajukan ke National Highway Traffic Safety Administration atau NHTSA, lembaga keselamatan lalu lintas jalan raya Amerika Serikat. Masalahnya ada pada konektor clockspring airbag pengemudi. Clockspring adalah komponen penghubung rangkaian listrik pada setir, termasuk untuk airbag. Komponen ini dapat mengalami korosi seiring waktu. Jika berkarat, hambatan pada rangkaian listrik airbag bisa meningkat dan mengganggu fungsi pengembangan airbag. Dokumen NHTSA menyebut seluruh 250.857 SUV yang masuk daftar penarikan diperkirakan memiliki konektor bermasalah. Penarikan ini mencakup sebagian Land Rover Defender model tahun 2020–2026, Discovery model tahun 2021–2026, dan sebagian Range Rover model tahun 2022–2026. Meski begitu, analisis teknis menemukan lampu peringatan airbag akan menyala lebih dulu. Peringatan itu diperkirakan muncul setidaknya 300 hingga 400 mil sebelum konektor mengalami korosi sampai titik airbag tidak bisa mengembang. Saat dokumen penarikan diajukan, Land Rover belum menerima laporan cedera atau kecelakaan yang terkait dengan masalah tersebut. Pemilik kendaraan terdampak akan diberi tahu melalui surat mulai 7 Agustus. Mereka akan diminta membawa mobil ke dealer resmi. Perbaikan terhadap kendaraan yang terdampak dilakukan tanpa membebankan biaya apa pun kepada pemilik. Dalam proses tersebut, dealer akan mengoleskan pelumas pelindung pada terminal konektor sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi korosi. Tindakan ini dilakukan untuk membantu menjaga keandalan sistem dan meminimalkan potensi gangguan pada komponen terkait di kemudian hari. Berdasarkan dokumen penarikan yang diterbitkan, Land Rover tidak hanya menangani kendaraan yang telah beredar, tetapi juga melakukan penyempurnaan pada proses produksinya. Perusahaan menambahkan pelumas pelindung yang sama pada tahap perakitan kendaraan sehingga terminal konektor memperoleh perlindungan sejak awal untuk membantu mencegah terjadinya korosi. Langkah perbaikan di jaringan dealer dan perubahan pada proses produksi menunjukkan upaya Land Rover dalam mengatasi penyebab utama masalah yang ditemukan. Penggunaan pelumas pelindung baik saat perbaikan maupun ketika kendaraan dirakit di pabrik diharapkan mampu mengurangi risiko korosi pada terminal konektor sehingga keandalan kendaraan tetap terjaga. Bagi pemilik yang ingin memastikan apakah kendaraannya termasuk dalam penarikan tersebut, pengecekan dapat dilakukan melalui nomor identifikasi kendaraan atau Vehicle Identification Number (VIN). Nomor tersebut dapat diperiksa melalui situs resmi NHTSA untuk mengetahui apakah kendaraan terdampak dan memerlukan tindakan perbaikan sesuai program yang telah disiapkan. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
