| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
26 Juli 2026
SPORTS - MOBIL
Mick Schumacher Lega Catat Hasil Terbaik Di IndyCar
![]() Dengan menunjukkan kesabaran, keterampilan balap, dan adaptasi cepat di lintasan oval, mantan pebalap F1, Mick Schumacher memberikan penampilan terbaik dalam kariernya yang masih muda di Seri IndyCar, mengamankan posisi kedelapan di Borchetta Bourbon Music City Grand Prix di Nashville Superspeedway. Pebalap rookie asal Jerman berusia 27 tahun ini, yang mengendarai Honda #47 Rahal Letterman Lanigan Racing, secara sistematis menyalip para pesaingnya di lintasan oval beton sepanjang 1,33 mil untuk meraih finis 10 besar pertamanya di seri ini. Start dari posisi ke-16 di grid, Schumacher menunjukkan kecepatan yang mengesankan sejak awal, secara bertahap naik ke posisi 10 besar. Ia menghabiskan sebagian besar dari 225 lap balapan dengan berada di posisi tertinggi keenam. Saat start ulang terakhir tiba, Schumacher berada di posisi keenam dan terlibat duel sengit selama beberapa lap dengan Scott McLaughlin dari Team Penske. Meskipun akhirnya ia finis di posisi kedelapan, penampilan tersebut menandai tonggak penting dalam musim perdananya. "Saya tidak akan bisa melakukannya tanpa tim. Pit stop sangat luar biasa sepanjang hari. Kami tahu kami memiliki mobil yang bagus setelah FP2 dan kami hanya memanfaatkannya. Saya pikir kami bisa sangat bangga dengan semua yang telah kami lakukan akhir pekan ini. Semoga akan ada lebih banyak momen seperti ini di masa mendatang," kata Mick Schumacher. Meskipun baru saja meraih hasil terbaik sepanjang kariernya, mantan pebalap Formula 1 tersebut menilai masih ada potensi yang belum sepenuhnya dimaksimalkan. Ia merasa performa mobil bernomor #47 sebenarnya mampu menghasilkan pencapaian yang lebih tinggi. Karena itu, ia tetap melihat hasil tersebut sebagai modal untuk meraih performa yang lebih baik pada balapan berikutnya. Menurut mantan pebalap Formula 1 itu, kecepatan mobil #47 sebenarnya cukup kompetitif untuk bersaing di posisi yang lebih depan. Ia meyakini paket yang dimiliki tim sudah sangat baik sehingga peluang memperoleh hasil yang lebih tinggi terbuka lebar. Penilaian tersebut didasarkan pada performa mobil yang dirasakannya sepanjang jalannya perlombaan. Ia mengungkapkan bahwa dari sisi kecepatan, mobil #47 seharusnya mampu mengamankan posisi finis yang lebih baik. Menurutnya, performa kendaraan sangat memuaskan dan memberikan keyakinan bahwa hasil akhirnya bisa lebih maksimal. Namun, berbagai situasi yang terjadi selama balapan membuat potensi tersebut belum sepenuhnya dapat diwujudkan hingga garis finis. Salah satu kendala utama yang dihadapi mantan pebalap Formula 1 tersebut adalah sulitnya melakukan manuver menyalip rival di lintasan. Kondisi itu membuatnya kesulitan memanfaatkan keunggulan kecepatan mobil untuk memperbaiki posisi. Akibatnya, peluang meraih hasil yang lebih tinggi menjadi semakin terbatas meskipun mobil memiliki performa yang kompetitif. Selain kesulitan menyalip, ia juga mengaku sempat merasa sedikit kehilangan kendali atas mobilnya pada beberapa momen selama balapan. Situasi tersebut turut memengaruhi ritme berkendaranya dan menghambat upaya untuk mengejar posisi yang lebih baik. Meski demikian, ia tetap menilai mobil #47 memiliki potensi besar dan mampu bersaing di posisi yang lebih tinggi daripada hasil yang akhirnya diraih. Sumber : ligaolahraga.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
