PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
06 Juli 2026
SPORTS - MOBIL
Christian Horner: Mesin Red Bull Kejutkan Dunia F1


Christian Horner memuji departemen unit daya Red Bull setelah dinyatakan memiliki mesin terbaik di awal musim 2026. Keputusan dari FIA berdasarkan sistem ADUO (Additional Development and Upgrade Opportunities) menyatakan bahwa tim yang berbasis di Milton Keynes ini memiliki mesin pembakaran terkuat di lapangan.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat tahun ini adalah musim pertama Red Bull menggunakan unit daya buatan mereka sendiri. Namun, keputusan ini juga memiliki sisi negatif, yaitu tim sekarang tidak bisa melakukan peningkatan pada mesin tersebut sepanjang tahun ini, memberikan kesempatan bagi pesaing untuk mengejar ketinggalan.

Horner, yang meninggalkan peran sebagai kepala tim Red Bull tahun lalu, mengaku terkesan dengan kinerja awal mesin tersebut. “Tahukah Anda, melihat mesin itu… lima tahun lalu pabrik ini hanya memproduksi plastik gelembung,” kata Horner kepada Sky F1. “Untuk dinilai sebagai mesin terbaik di F1 sebagai perusahaan rintisan, saya pikir orang-orang itu telah melakukan pekerjaan yang luar biasa.”


Christian Horner juga menegaskan bahwa keberhasilan yang telah dicapai tidak hanya berasal dari kerja keras internal Red Bull semata. Menurutnya, berbagai pencapaian tersebut merupakan hasil kontribusi banyak pihak yang terlibat dalam proses pengembangan mesin. Karena itu, ia menilai seluruh mitra Red Bull juga layak memperoleh apresiasi atas peran penting yang telah mereka berikan.

Dalam penjelasannya, Horner menyoroti bahwa posisi mesin Red Bull saat ini merupakan hasil dari sebuah usaha kolektif. Ia menilai setiap mitra telah memberikan kontribusi sesuai bidangnya masing-masing sehingga proses pengembangan dapat berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, keberhasilan tersebut tidak dapat dilepaskan dari kerja sama yang telah dibangun bersama para mitra.

Horner secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada sejumlah mitra utama Red Bull yang ikut berperan dalam proyek tersebut. Ia menyebut Exxon Mobil sebagai salah satu pihak yang memberikan dukungan penting melalui pasokan bahan bakar. Selain itu, ia juga mengapresiasi kontribusi yang diberikan oleh Ford Motor Company dalam pengembangan yang sedang berlangsung.

Menurut Horner, dukungan dari Exxon Mobil melalui bahan bakar yang disediakan serta keterlibatan Ford Motor Company menjadi bagian penting dari kemajuan yang berhasil dicapai. Ia kembali menegaskan bahwa seluruh proses tersebut merupakan hasil kerja bersama. Karena itu, ia menilai setiap pihak yang terlibat pantas mendapatkan penghargaan atas kontribusinya.

Ia juga mengatakan bahwa apa yang berhasil dilakukan seluruh pihak dalam proyek tersebut merupakan sesuatu yang luar biasa. Horner menilai kolaborasi antara Red Bull dan para mitranya telah menghasilkan perkembangan yang sangat positif. Baginya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama yang kuat mampu menghasilkan kemajuan yang signifikan.

Horner mengaku pencapaian mesin Red Bull saat ini berada di luar dugaan banyak pihak. Menurutnya, mampu menghadirkan mesin yang berada di depan Ferrari, Honda, Audi, bahkan Mercedes merupakan sesuatu yang sebelumnya tidak banyak diperkirakan dapat terwujud. Hasil tersebut menjadi salah satu bukti keberhasilan proses pengembangan yang telah dilakukan.

Lebih lanjut, Horner menegaskan bahwa keberhasilan memiliki mesin yang mampu berada di depan Ferrari, Honda, Audi, hingga Mercedes merupakan pencapaian yang sangat mengesankan. Ia menilai hanya sedikit orang yang membayangkan hasil seperti itu bisa diraih. Karena itulah, ia kembali menekankan bahwa kesuksesan tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh pihak yang terlibat.

Sumber : ligaolahraga.com
viewed :: 134
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net