| » Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026 « |
|
01 Juli 2026
GARASI - MOBIL
Jetour T1 Bensin Dan PHEV Dijual Dengan Harga Spesial
![]() Jetour akhirnya resmi mengumumkan harga T1 dan sudah bisa langsung dibeli oleh para konsumen Indonesia. Pabrikan asal China ini hadirkan varian Jetour T1 dan T1 i-DM yang memakai teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), harga spesial pun dipersiapkan untuk 500 pembeli pertama masing-masing varian. Jetour T1 dibanderol Rp388 juta untuk harga spesialnya, sedangkan harga normalnya Rp408 juta. Sementara itu, varian T1 i-DM dihargai Rp538 juta, dan normalnya di luar promo dibanderol Rp558 juta. Jetour T1 i-DM hadir dengan desain boxy yang tengah menjadi tren di segmen SUV. Tampilannya terlihat kokoh dan berotot, namun tetap dibalut sentuhan modern yang memberi kesan premium. Pada bagian depan, mobil ini dibekali horizon light bar grille yang dipadukan dengan animasi pencahayaan modern. Elemen tersebut semakin memperkuat karakter petualang yang ingin ditonjolkan Jetour. Jetour T1 i-DM menggunakan ban berukuran 235/60 yang dipadukan dengan pelek 19 inci. Kombinasi tersebut tidak hanya memperkuat tampilan tangguh, tetapi juga mendukung stabilitas kendaraan saat melintasi berbagai kondisi jalan. ![]() Dari sisi dimensi, SUV ini memiliki ukuran yang cukup besar untuk kelas medium SUV. Mobil tersebut memiliki panjang 4.705 mm, lebar 1.967 mm, tinggi 1.840 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 2.800 mm. Masuk ke dalam kabin, pengemudi akan disambut layar sentuh berukuran 15,6 inci yang ditenagai prosesor Snapdragon 8155 dan sistem operasi Tour 2.0 OS. Sementara itu, panel instrumen digital berukuran 10,25 inci menyajikan berbagai informasi kendaraan secara jelas dan mudah dipantau. Kenyamanan juga menjadi perhatian melalui hadirnya panoramic skyroof yang membuat kabin terasa lebih lapang, untuk varian i-DM. Tak hanya itu, tersedia 45 ruang penyimpanan yang dirancang untuk menunjang kebutuhan pengguna dalam aktivitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh. Jetour T1 i-DM mengandalkan mesin Acteco 1.5 TGDI generasi kelima yang dikembangkan khusus untuk sistem hybrid. Berbeda dengan mesin konvensional yang hanya dipadukan dengan motor listrik, unit penggerak tersebut sejak awal dirancang agar dapat bekerja secara harmonis dengan sistem elektrifikasi. Jetour mengklaim mesin bensinnya mampu menghasilkan tenaga 136 PS dengan torsi 220 Nm. Sementara motor listriknya menyumbang tenaga sebesar 240 PS dan torsi 310 Nm. Sumber tenaga listriknya berasal dari baterai lithium ferro phosphate (LFP) yang dirancang untuk menyimpan dan menyalurkan energi secara efisien. "Minat terhadap elektrifikasi terus tumbuh. Tapi pada saat yang sama, masih banyak konsumen yang khawatir terkait jarak tempuh, infrastruktur pengisian daya, serta fleksibilitas penggunaan kendaraan elektrifikasi dalam aktivitas sehari-hari," ujar Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia Moch. Ranggy Radiansyah, di Tangerang, beberapa waktu yang lalu. Untuk motor listriknya sendiri sanggup menempuh jarak 100 Km, dan jika dikombinasikan dengan mesin konvensional menjadi 1.200 Km. Teknologi ini diklaim menawarkan tingkat keamanan lebih baik karena karakteristik baterainya yang lebih stabil dan tidak mudah mengalami peningkatan suhu berlebih. Baterai tersebut juga telah mendukung pengisian cepat. Menurut Jetour, proses pengisian dari 30 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 27 menit menggunakan DC fast charging. Sementara pengisian dari 30 persen hingga penuh memerlukan waktu sekitar 180 menit melalui AC charging. Selain itu, baterai yang digunakan telah mengantongi sertifikasi IP68 sehingga memiliki perlindungan terhadap debu dan air, sekaligus menawarkan ketahanan yang baik saat menghadapi berbagai kondisi jalan maupun cuaca. "Saat ini pasar berada dalam fase transisi menuju elektrifikasi penuh. Konsumen butuh kendaraan yang efisien, nyaman digunakan, memberikan pengalaman berkendara optimal, serta tetap fleksibel untuk perjalanan jarak jauh. Di sinilah i-DM menjadi titik awal pengembangan kami. Kami menghadirkan teknologi hybrid dengan cara kerja yang adaptif terhadap kondisi perjalanan, sehingga pengguna tidak perlu menyesuaikan diri dengan teknologi. Sebaliknya, teknologi yang akan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna," pungkas Ranggy. Selain versi hybrid, Jetour juga memasarkan T1 varian mesin bensin turbo TGDI dengan kapasitas yang sama, 1.500 cc. Mesin tersebut bisa menghasilkan tenaga 170 PS pada 5.500 rpm dan torsi 270 Nm di rentang 2.000-3.500 rpm. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
