PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
27 Mei 2026
HEADLINE - MOBIL
Tesla Recall 218 Ribu Mobil Akibat Gangguan Kamera Belakang


Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Tesla dikabarkan melakukan penarikan (recall) terhadap 218.868 kendaraan di Amerika Serikat akibat masalah pada sistem kamera belakang.

Dilaporkan Carscoops, beberapa waktu yang lalu, recall tersebut mencakup sejumlah unit Tesla Model 3, Tesla Model Y, Tesla Model S, dan Tesla Model X yang dirakit antara tahun 2017 hingga 2023.

Menurut dokumen recall, masalah berasal dari perangkat lunak yang dapat menyebabkan tampilan kamera belakang terlambat muncul atau tidak tampil sama sekali ketika kendaraan dimasukkan ke posisi mundur.


Kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi visibilitas pengemudi ketika sedang parkir maupun saat melakukan manuver mundur. Situasi itu dianggap berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan karena pengemudi mungkin kesulitan melihat area di belakang kendaraan secara optimal. Oleh sebab itu, perhatian terhadap sistem dan perangkat pendukung visibilitas menjadi hal penting dalam proses penanganan masalah tersebut.

Masalah yang terjadi disebut dapat memengaruhi visibilitas pengemudi, terutama ketika kendaraan digunakan untuk parkir atau bergerak mundur. Berkurangnya kemampuan melihat kondisi di sekitar belakang mobil dinilai mampu meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan. Risiko tersebut menjadi perhatian karena manuver mundur membutuhkan pandangan yang jelas agar pengemudi dapat mengendalikan kendaraan dengan aman.

Tesla menyatakan bahwa langkah perbaikan dilakukan melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air atau OTA. Metode tersebut memungkinkan perusahaan memberikan pembaruan sistem tanpa harus melakukan perbaikan langsung di pusat layanan. Dengan pembaruan perangkat lunak secara jarak jauh, proses penanganan dinilai dapat dilakukan lebih cepat terhadap kendaraan yang terdampak masalah tersebut.

Perusahaan menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan menggunakan pembaruan perangkat lunak over-the-air atau OTA guna mengatasi gangguan yang terjadi. Langkah ini memungkinkan sistem kendaraan menerima pembaruan secara otomatis tanpa memerlukan proses servis konvensional. Cara tersebut dinilai lebih praktis karena pemilik kendaraan dapat memperoleh pembaruan perangkat lunak dengan lebih mudah.

Tesla juga menyebutkan bahwa sebagian kendaraan yang terdampak masalah tersebut telah menerima pembaruan perangkat lunak terbaru. Pembaruan itu dilakukan sebagai bagian dari langkah penanganan untuk memperbaiki sistem yang dinilai dapat memengaruhi visibilitas pengemudi. Dengan adanya pembaruan tersebut, perusahaan berharap risiko yang mungkin terjadi dapat diminimalkan.

Sebagian kendaraan yang masuk dalam daftar terdampak dilaporkan sudah memperoleh pembaruan perangkat lunak dari Tesla. Pembaruan itu diberikan melalui sistem over-the-air atau OTA sebagai solusi untuk mengatasi potensi masalah yang dapat mengurangi visibilitas pengemudi. Langkah tersebut dilakukan agar kendaraan tetap dapat digunakan dengan tingkat keamanan yang lebih baik.

Kondisi yang terjadi dinilai mampu mengurangi visibilitas pengemudi ketika parkir maupun saat melakukan manuver mundur, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Untuk mengatasi hal tersebut, Tesla melakukan perbaikan melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air atau OTA. Perusahaan juga menyatakan sebagian kendaraan terdampak sudah menerima pembaruan perangkat lunak tersebut.

Sumber : otomotif.antaranews.com
viewed :: 158
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net