|
26 Februari 2026
SPORTS - MOTOR
Eksekutif Senior Honda MotoGP Hengkang Di Tengah Restrukturisasi
![]() Berita MotoGP kembali membawa kabar dari Honda yang tengah melakukan restrukturisasi internal. Hikaru Tsukamoto, presiden Penelitian dan Pengembangan, akan dipindahkan ke posisi baru di China pada April mendatang, mengikuti jadwal kalender korporat Jepang. Kabar ini telah beredar di paddock MotoGP di Buriram, di mana pembukaan musim 2026 sedang berlangsung akhir pekan ini. Banyak yang mengucapkan selamat kepada Tsukamoto atas perubahan ini. Perubahan ini adalah bagian dari serangkaian langkah yang diambil Honda untuk mengembalikan posisinya dalam kejuaraan dunia. Sebelumnya, pada tahun 2025, Romano Albesiano dari Aprilia akan bergabung sebagai direktur teknis, menunjukkan niat kuat Honda dalam memperkuat tim teknisnya. Sebelumnya lagi, Tetsuhiro Kuwata, manajer umum Honda Racing Corporation, telah digantikan oleh Taichi Honda pada tahun 2024. Kepergian Tsukamoto dipastikan tidak mempengaruhi rencana kedatangan Fabio Quartararo pada 2026. Meski demikian, arah strategi tim dalam menyambut pebalap Prancis tersebut masih belum sepenuhnya jelas. Situasi ini semakin menarik karena kontrak dua pebalap yang saat ini membela tim, yakni Joan Mir dan Luca Marini, sama-sama akan berakhir pada penghujung musim 2026. Kondisi kontrak yang akan habis itu membuat Honda berada pada posisi menentukan untuk masa depan line-up mereka. Manajemen memiliki pilihan memperpanjang salah satu pebalap yang ada atau melakukan perubahan besar dengan merekrut nama baru demi meningkatkan daya saing tim. Opsi mempertahankan salah satu pebalap tentu mempertimbangkan faktor stabilitas dan kesinambungan pengembangan motor. Namun di sisi lain, membuka pintu bagi talenta baru juga dapat menghadirkan energi segar dan potensi jangka panjang yang lebih menjanjikan bagi proyek balap mereka. Jika memilih mencari wajah baru, pasar pebalap di kelas bawah menjadi perhatian utama. Kandidat yang tampil impresif di Moto2 dinilai memiliki kesiapan teknis serta pengalaman kompetitif yang cukup untuk melangkah ke level lebih tinggi dalam waktu dekat. Dalam konteks tersebut, nama David Alonso muncul sebagai kandidat terdepan. Performanya yang konsisten membuatnya dilirik sebagai prospek menarik, meskipun ketertarikan terhadap dirinya tidak hanya datang dari satu pabrikan saja di paddock. Namun demikian, aspek finansial bisa menjadi faktor krusial dalam menentukan arah negosiasi. Tuntutan nilai kontrak yang cukup tinggi dari pihak manajemen Alonso berpotensi memengaruhi keputusan akhir, sehingga masa depannya akan sangat bergantung pada kesepakatan yang mampu dicapai kedua belah pihak. Sumber : ligaolahraga.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
