|
26 Februari 2026
SPORTS - MOTOR
Petrucci Puas Walau Belum Bisa Melanjutkan Kiprah Toprak
![]() Pebalap baru BMW, Danilo Petrucci belum bisa memberikan podium pada debutnya bersama pabrikan Jerman di putaran pertama WorldSBK Australia. Petrux hanya meraih posisi terbaik keenam saja. Ia belum bisa bersaingan di barisan depan untuk merebutkan posisi tiga besar walaupun tampil dengan motor juara dunia. “Kami mencoba bersaing dengan para pebalap papan atas, tetapi masih terasa ada kekurangan, terutama dalam hal kecepatan di beberapa tikungan,” ungkap Danilo Petrucci. Ia menilai timnya sudah bekerja keras, namun performa motor belum sepenuhnya mampu menandingi para rival yang berada di barisan depan. Menurutnya, ada beberapa sektor lintasan yang masih menjadi titik lemah, khususnya saat memasuki dan keluar tikungan cepat. Di bagian tersebut, motor terasa kurang responsif dibandingkan kompetitor. Hal itu membuat upaya untuk mempertahankan posisi atau mengejar lawan menjadi jauh lebih sulit sepanjang balapan. Ia mengakui bahwa hasil yang diraih sebenarnya masih bisa ditingkatkan jika kecepatan di area krusial tersebut lebih optimal. Namun berbagai faktor teknis dan kondisi lintasan membuat performa yang diharapkan belum sepenuhnya tercapai. Meski begitu, ia tetap melihat sisi positif dari setiap lap yang dijalani. Pada akhirnya, Petrucci menegaskan bahwa balapan ini tetap memberikan pengalaman berharga bagi dirinya dan tim. Data yang terkumpul akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan di seri berikutnya. Baginya, proses pembelajaran ini penting agar mereka bisa tampil lebih kompetitif di kesempatan mendatang. ![]() Danilo Petrucci ?Meski menghadapi kondisi lintasan yang kurang bersahabat, Danilo Petrucci tetap merasa puas dengan performa yang ditunjukkannya sepanjang balapan. Ia menilai situasi tersebut membuat segalanya menjadi lebih menantang, namun dirinya masih mampu menjaga konsistensi dan menyelesaikan lomba dengan hasil yang cukup positif. Menurutnya, salah satu hal penting yang berhasil dicapai adalah kemampuan untuk tetap meraih poin. Dalam balapan yang penuh kesulitan, finis di zona poin menjadi indikator bahwa performa tim tidak sepenuhnya buruk. Ia menganggap hasil tersebut sebagai fondasi yang bisa dikembangkan pada seri-seri berikutnya. Petrucci juga menegaskan bahwa sejak awal tim sudah memperkirakan balapan ini akan berjalan sulit. Oleh karena itu, strategi yang diterapkan lebih berfokus pada penyelesaian lomba dengan aman sambil memaksimalkan peluang yang ada. Pendekatan ini terbukti membantu mereka tetap kompetitif hingga akhir. Ia menyebut keberhasilan mengumpulkan poin dalam balapan panjang sebagai sesuatu yang patut diapresiasi. Ketahanan fisik, konsentrasi, serta kemampuan menjaga performa motor selama banyak lap menjadi faktor kunci. Tanpa konsistensi tersebut, peluang meraih hasil positif bisa saja hilang di tengah balapan. Meski demikian, ia mengakui bahwa target tim sebenarnya lebih tinggi dari hasil yang diperoleh. Rasa puas yang diungkapkan bukan berarti tanpa ambisi, melainkan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras tim dalam situasi sulit. Ke depan, mereka tetap berharap dapat tampil lebih kuat dan kompetitif. Sumber : balapmotor.net
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
