| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
25 Oktober 2025
SPORTS - MOTOR
FP2 Moto3 Malaysia: Yamanaka Sulit Dikudeta Dari Puncak
![]() Ryusei Yamanaka menguasai posisi teratas Free Practice 2 Moto3 Malaysia, di Sepang, Sabtu (25/10/2025). Meski masih mendung, tapi kondisi lebih baik dari sesi Jumat. Lintasan lebih kering dengan temperatur 26 derajat Celcius. David Almansa memuncaki waktu tercepat meski setelah itu jatuh. Angel Piqueras dan Valentin Perrone di tiga besar. Pebalap wildcard Hakim Danish menginjak posisi kelima. Setelah 10 menit, puncak waktu tercepat pindah ke tangan Ryusei Yamanaka, yang mencatatkan 2:10,160. Maximo Quiles mengalami guncangan ketika belok dan hampir mengenai Brian Uriarte ketika keluar dari tikungan. Keunggulan pebalap Jepang bertahan hingga pertengahan sesi. Jacob Roulstone mengalami retak pada tangan sehingga mengundurkan diri dari sesi. Tak ada lonjakan hingga memasuki 10 menit terakhir. Lima besar masih diisi Yamanaka, Almansa, Angel Piqueras, Jose Antonio Rueda, dan Danish. ![]() Alvaro Carpe mengalami insiden yang cukup disayangkan ketika dirinya terjatuh di Tikungan 9. Tikungan tersebut tampaknya menjadi titik rawan bagi para pebalap, karena sebelumnya Guido Pini juga mengalami kecelakaan di tempat yang sama. Kondisi lintasan yang cukup licin dan tekanan tinggi di sesi tersebut membuat beberapa pebalap kesulitan menjaga kestabilan motor mereka saat melibas tikungan tajam itu. Kecelakaan yang menimpa Carpe tentu berdampak besar pada jalannya sesi, mengingat ia sempat menunjukkan kecepatan yang menjanjikan di awal. Timnya pun tampak kecewa karena potensi meraih posisi lebih baik harus sirna akibat terjatuhnya sang pebalap. Meski begitu, Carpe dikabarkan dalam keadaan baik dan tidak mengalami cedera serius, sehingga masih berpeluang tampil dalam sesi berikutnya jika motornya segera diperbaiki. Sementara itu, Adrian Fernandez tampil impresif dan berhasil memperbaiki catatan waktunya secara konsisten. Pebalap muda asal Spanyol itu akhirnya naik ke posisi ketiga setelah menunjukkan kecepatan tinggi di sektor akhir lintasan. Keberhasilan ini membuatnya semakin dekat dengan rekan setimnya di Leopard Racing, David Almansa, yang tampil dominan sejak awal sesi. Kerja sama antara Fernandez dan Almansa terlihat sangat solid sepanjang sesi, keduanya mampu saling memanfaatkan slipstream untuk mencatat waktu terbaik. Tim Leopard Racing pun patut berbangga karena dua pebalapnya berhasil menempati posisi tiga besar. Performa ini menjadi bukti bahwa motor Leopard Racing memiliki paket kompetitif, baik dari sisi tenaga mesin maupun kestabilan di tikungan. Sementara pertarungan di barisan depan semakin sengit, Yamanaka tetap berhasil mempertahankan posisi teratas hingga akhir sesi. Konsistensinya di setiap lap membuatnya tak tergoyahkan di puncak klasemen sementara. Meskipun beberapa pebalap mencoba menekan di menit-menit terakhir, Yamanaka tetap mampu menjaga ritme balapnya dengan sangat baik hingga bendera kotak-kotak dikibarkan. Di belakang Yamanaka, David Almansa dan Adrian Fernandez menempati posisi kedua dan ketiga, diikuti oleh Piqueras, Jose Antonio Rueda, serta Danish yang tampil cukup stabil sepanjang sesi. Persaingan di posisi tengah juga berlangsung ketat, dengan Quiles, Taiyo Furusato, dan Alvaro Carpe sempat bergantian mencatat waktu yang tipis berbeda. Ini menunjukkan betapa rapatnya kompetisi di kelas ini. Menjelang akhir sesi, Luca Lunetta berhasil menyusup ke posisi 10 besar setelah mencatat waktu yang sangat cepat di lap terakhir. Ia berhasil menggusur Perrone yang sebelumnya menempati posisi tersebut. Perubahan posisi di penghujung sesi ini menambah dramatis jalannya latihan, sekaligus menunjukkan bahwa persaingan tidak hanya terjadi di barisan depan, tetapi juga hingga ke lini tengah klasemen. ![]() Sumber : id.motorsport.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
