| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
23 Oktober 2025
SPORTS - MOTOR
Jadwal MotoGP Malaysia: Penentuan Posisi Runner Up
![]() MotoGP seri ke-20 musim 2025 akan digelar di sirkuit Sepang Malaysia akhir pekan ini (24-26 Oktober). Sirkuit ini memiliki panjang 5,543 km dengan 5 tikungan kiri dan 10 tikungan kanan serta trek lurus terpanjang mencapai 920 m. Sirkuit ini dirancang oleh Hermann Tilke dan pertama kali menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Balap Motor pada April 1999… Pebalap tersukses di Sepang adalah legenda MotoGP Valentino Rossi dengan membukukan 6 kemenangan di kelas utama. Tahun lalu Jorge Martin (saat itu masih bersama tim Pramac Ducati) memenangkan sprint race, sementara Pecco Bagnaia memenangkan race utama hari Minggu. Kali ini Marc Marquez (Ducati Lenovo), Jorge Martin (Aprilia), dan Maverick Vinales (KTM Tech3) akan absen di Sepang karena cedera dan digantikan oleh masing-masing tes rider atau pebalap pengganti dari pabrikan mereka. ![]() Marco Bezzecchi yang kini membela tim Aprilia tengah berada dalam performa terbaiknya jelang balapan di Sepang. Serangkaian hasil impresif dalam beberapa seri terakhir membuatnya difavoritkan untuk kembali tampil dominan. Konsistensi dan kecepatan Bezzecchi di setiap lintasan menjadikannya ancaman nyata bagi para rival, terutama dalam kondisi sirkuit yang menuntut stabilitas dan strategi matang. Aprilia sendiri tampak semakin solid dalam memberikan dukungan teknis kepada Bezzecchi. Motor yang stabil di tikungan cepat dan efisien di lintasan lurus memberi keuntungan besar di Sepang yang terkenal dengan layout panjangnya. Faktor cuaca tropis Malaysia yang sering tidak menentu juga bisa menjadi keuntungan bagi Bezzecchi, mengingat kemampuannya beradaptasi di lintasan basah maupun kering. Di sisi lain, absennya Marc Marquez dari persaingan membuat perhatian publik kembali tertuju pada Francesco “Pecco” Bagnaia. Pebalap pabrikan Ducati itu diprediksi akan berusaha keras untuk bangkit setelah dua akhir pekan yang mengecewakan. Tekanan besar menantinya di Sepang, terutama untuk membuktikan bahwa ia masih layak berada di papan atas klasemen dunia. ![]() Bagnaia mengalami hasil buruk di dua seri terakhir, yakni di Mandalika dan Phillip Island, di mana ia gagal mencetak satu pun poin. Dua kegagalan itu menjadi pukulan berat bagi sang juara bertahan, yang sebelumnya dikenal sangat tangguh di lintasan cepat. Kini, ia harus menemukan kembali ritme terbaiknya agar bisa menutup musim dengan catatan positif. Selain dua nama besar tersebut, perhatian juga tertuju pada para pebalap muda yang sedang menanjak performanya. Raul Fernandez, Fermin Aldeguer, dan Pedro Acosta tampil mengesankan dalam beberapa seri terakhir, memperlihatkan potensi besar sebagai penantang baru di kelas utama MotoGP. Ketiganya menunjukkan kematangan dalam mengelola tekanan balapan dan strategi pit yang efektif. Raul Fernandez khususnya mulai menunjukkan konsistensi luar biasa bersama timnya. Kecepatan di sesi latihan dan kemampuannya menjaga performa di race pace menjadikannya salah satu kuda hitam di Sepang. Sementara Aldeguer terus menonjol dengan gaya balap agresif dan kemampuan menyalip di area sempit yang sering mengejutkan lawan-lawannya di lintasan. Pedro Acosta, sebagai pebalap muda paling sensasional musim ini, juga tidak bisa diremehkan. Ia menunjukkan perkembangan pesat dalam memahami karakter motor dan kondisi lintasan di setiap seri. Dengan keberanian dan naluri balap alami yang kuat, Acosta bisa saja menciptakan kejutan besar di Sepang, seperti yang telah ia lakukan dalam dua balapan sebelumnya. Jadwal MotoGP Malaysia 2025 : ![]() Sumber : ridertua.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
