| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
19 Oktober 2025
SPORTS - MOTOR
Klasemen Pebalap MotoGP Usai Race GP Australia 2025
![]() Raul Fernandez berjaya di GP Australia, Marco Bezzecchi masih bisa naik podium meski menjalani 2 kali long lap penalty dan mengkudeta Pecco Bagnaia di klasemen. GP Australia 2025 berakhir dengan kemenangan Raul Fernandez dalam balapan MotoGP di sirkuit Phillip Island. Setelah finis kedua yang gemilang dalam sprint race, hari ini ia meraih kemenangan pertamanya di kelas utama Kejuaraan Dunia MotoGP. Pebalap Trackhouse Racing ini tampil gemilang, membawa Aprilia RS-GP25 meraih kemenangan lagi akhir pekan ini, tentunya tak lain berkat Bezzecchi yang menjalani 2 kali hukuman (double long lap penalty). Di belakang Raul Fernandez, ada dua pebalap Italia melengkapi podium MotoGP hari ini, Fabio Di Giannantonio dengan Ducati Desmosedici dari tim Pertamina Enduro VR46 dan Marco Bezzecchi dengan RS-GP dari tim pabrikan Aprilia. ‘Marcobez’ harus menjalani double long lap penalty di awal balapan dan tanpa penalti ini, kita mungkin akan melihatnya meraih kemenangan. Namun, ia harus membayar mahal kesalahan yang ia buat di GP Indonesia, di mana ia menabrak Marc Marquez. Hasil balapan ini membuka peluang besar bagi Marco Bezzecchi untuk merebut posisi ketiga klasemen Kejuaraan Dunia dari Francesco “Pecco” Bagnaia. Keberhasilannya menyalip perolehan poin Bagnaia menjadi sorotan utama setelah tampil konsisten di lintasan yang sulit dan penuh tantangan di Phillip Island, Australia, yang terkenal dengan cuaca tak terduga dan angin kencang. Kini Bezzecchi unggul 8 poin atas Bagnaia setelah pebalap Ducati tersebut gagal mencetak poin di Australia akibat kecelakaan. Kegagalan itu menjadi pukulan berat bagi Bagnaia yang sebelumnya menjadi salah satu kandidat kuat untuk mempertahankan posisi di papan atas klasemen MotoGP musim ini, terutama setelah tampil kuat dalam beberapa seri sebelumnya. Dalam sprint race yang digelar pada hari Sabtu, Bagnaia tampil di bawah performa terbaiknya dengan hanya finis di posisi kedua dari bawah. Hasil itu membuat tekanan semakin besar menjelang balapan utama, karena lawan-lawannya seperti Bezzecchi dan Martin tampil lebih kompetitif dan memanfaatkan setiap kesempatan di lintasan dengan baik. Pada balapan utama hari Minggu, nasib buruk kembali menimpa Bagnaia. Ia terjatuh saat tengah berusaha menembus posisi sepuluh besar. Insiden tersebut membuatnya kehilangan poin penting dan sekaligus memperparah situasinya dalam perebutan posisi tiga besar klasemen dunia yang kini semakin ketat menjelang akhir musim MotoGP. Sementara itu, performa buruk Bagnaia di Australia juga mencerminkan akhir pekan yang kurang ideal bagi tim Ducati Lenovo. Strategi dan performa keseluruhan tim tampak tidak berjalan sesuai rencana, terutama dalam menghadapi kondisi lintasan yang terus berubah dan memengaruhi daya cengkeram ban motor mereka. Akhir pekan di Phillip Island benar-benar menjadi momen yang harus dilupakan oleh tim Ducati Lenovo. Hasil berantakan dari dua pebalap utama mereka menjadi pelajaran berharga menjelang seri-seri terakhir, di mana setiap poin akan sangat menentukan posisi akhir di klasemen kejuaraan dunia musim ini. Klasemen Pebalap MotoGP 2025 : ![]() ![]() Sumber : ridertua.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
