PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
15 Oktober 2025
SPORTS - MOTOR
Problem Bagnaia Tak Ganggu Pengembangan Motor 2026


Marc Marquez tidak khawatir dengan kekacauan yang dialami rekan setimnya di Ducati MotoGP, Francesco Bagnaia. Hal itu tidak mengganggu fokus para insinyur mempersiapkan prototipe baru. Menyusul cedera yang diderita Minggu (5/10/2025) di MotoGP Indonesia, saat Marc Marquez ditabrak oleh motor Aprilia milik Marco Bezzecchi, Ducati mengonfirmasi bahwa pebalap asal Spanyol tersebut akan absen di Australia dan Malaysia karena cedera tulang selangka. 

Dalam video ‘Inside Ducati‘ pekan ini, teknisi lintasan Marc, Marco Rigamonti, terlihat mengucapkan selamat tinggal kepada pebalap di pit box setelah balapan, "Sampai jumpa di Valencia, di acara gala." Sementara Marc menjawab, "Saya harap saya bisa kembali lebih cepat".

Tujuan utama dari juara MotoGP 2025 adalah untuk tampil kembali di MotoGP Portimao atau Valencia, tetapi yang terpenting adalah mendapatkan ritme untuk bisa tampil di tes pramusim resmi 2026 pada 18 November, karena di sana ada beberapa keputusan yang harus diambil tentang arah motor yang akan digunakan Ducati untuk berkompetisi musim depan.


Dengan penampilan rider 32 tahun di tahun 2025, yang mampu memenangi 11 balapan dan 15 sprint, serta delapan posisi terdepan, keunggulan Ducati atas pabrikan lain sudah terlihat jelas, namun di paruh kedua musim ini jaraknya makin menyempit, terutama dengan Aprilia dan KTM.


Pada Sabtu di Mandalika, sebelum kecelakaan antara Bezzecchi dan Marquez, pebalap Spanyol ini menyoroti akhir pekan murid Valentino Rossi, yang meraih pole position dan kemenangan sprint.

"Di Indonesia, Aprilia bekerja dengan sangat baik, seperti yang terlihat pada Bezzecchi dan juga Raul Fernandez, tapi Bezzecchi memberikan sedikit tambahan. Akhir pekan ini dia melaju setengah detik per lap lebih cepat dari saya dan hampir seluruh pebalap," jelas Marc.

"Selain Fermin Aldeguer, yang juga melaju sangat cepat dan mengendarai Ducati. Itu berarti dengan motor kami, kami bisa lebih dekat dan kami harus meningkatkan cara berkendara kami," ia menambahkan.

Meskipun jaraknya makin dekat, Marc membela konsistensi Ducati sebagai kunci dominasi. "Kejuaraan adalah 22 balapan. Idealnya adalah memiliki motor dengan keseimbangan yang baik, tapi memang benar bahwa Aprilia makin dekat dan makin dekat dan begitu juga dengan merek lain," akunya.

Marc Marquez, Ducati Team

Masalah Bagnaia tidak memengaruhi pengembangan
Di saat para insinyur dan teknisi Ducati harus memutuskan motor 2026, yang dengan mesin yang dibekukan harus dimulai dari apa yang sudah ada saat ini, ‘kekacauan Bagnaia‘ dengan Desmosedici GP25 dan GP24 meledak.

Kecerobohan direktur VR46 Racing, Uccio Salucci, yang mengonfirmasi dugaan bahwa Pecco memakai motor Franco Morbidelli pada tes Misano, dan sikap bungkam sang rider yang mengaku hanya mengatakan "apa yang Ducati perintahkan", sebuah situasi yang dapat mengalihkan perhatian Ducati dari tujuan sebenarnya.

Pada Sabtu yang sama di Indonesia, Motorsport.com bertanya kepada Marquez apakah situasi Bagnaia dengan motor 2024 dan 2025 dapat mengalihkan perhatian para insinyur di Bologna untuk mengembangkan motor tahun depan. "Para insinyur Ducati sangat jelas dan itu memberi saya ketenangan pikiran tentang arah mana yang harus saya tuju," jawab pebalap Catalunya dengan tegas.

Sumber : id.motorsport.com
viewed :: 1287
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net