PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
14 Oktober 2025
SPORTS - MOTOR
Zarco : Chantra Sejatinya Belum Siap Tampil Di MotoGP


Johann Zarco mengakui bahwa Somkiat Chantra belum siap untuk melakukan debut MotoGP. Fakta bahwa Somkiat Chantra harus berkembang dalam MotoGP sangat jelas terlihat dalam setiap balapan pada musim debutnya di kelas premier. Pebalap Thailand ini hanya mampu menunjukkan kecepatan yang kompetitif saat balapan pembuka musim di Buriram dan awal tur Asia, di Indonesia.

Di luar itu, rider Team LCR ini hanya mampu mencetak enam poin dari 18 Grand Prix, finis ke-15 pada balapan panjang di Assen (Aleix Espargaro membiarkannya lewat untuk membantu Chantra mencetak poin pertamanya di kelas utama), Misano (yang terakhir tanpa masalah teknis), dan Motegi (di depan Maverick Vinales, Pedro Acosta, dan Alex Rins), serta finis ke-13 di balapan terakhir di Mandalika (dari 14 rider yang mampu finis).

Jadi, kesimpulannya jelas, Chantra belum siap untuk melakukan lompatan setelah kampanye yang kurang mentereng di Moto2. Konsekuensinya, ia tidak akan melanjutkan ke MotoGP pada 2026, bahkan jika sponsor motornya, Idemitsu, tertarik untuk memiliki pebalap Asia. Honda pun memposisikannya dalam program World Superbike, di mana ia akan menjadi bagian dari skuad resmi, bersama Jake Dixon.


Pada MotoGP Indonesia, rekan satu timnya, Johann Zarco, berbicara tentang situasi sulit yang dialami Chantra tahun ini, setelah absen di Grand Prix Jerman, Ceko, Austria, dan Hungaria karena cedera. 

Pebalap asal Prancis itu, yang jelas-jelas berada di depan dalam hal kecepatan kompetitif, bahkan bertarung untuk posisi lima besar atau menang di Le Mans, tidak punya pilihan selain mengakui bahwa Chantra belum siap untuk naik kelas dari kelas menengah.

"Somkiat belum siap untuk naik ke MotoGP, karena ia belum tampil cukup baik di Moto2, dan terlalu banyak hal yang harus diperhitungkan. Anda bisa beradaptasi, Anda bisa menemukan sesuatu, tetapi untuk menjadi baik sepanjang tahun terlalu sulit," kata Zarco dengan nada menyesal, mengacu pada Chantra yang berakhir 20 detik di belakangnya pada balapan panjang terakhir di Mandalika, meskipun pebalap Prancis itu mengalami masalah dengan kopling pada RC213V-nya.

Johann Zarco, Team LCR Honda

Meski belum dikonfirmasi, penantang gelar Moto2 asal Brasil, Diogo Moreira (tertinggal sembilan poin dari Manu Gonzalez yang didiskualifikasi di Indonesia) diperkirakan akan menggantikan posisi pebalap Thailand tersebut. Zarco juga berbicara tentang calon rekan setimnya, dan menaruh kepercayaan penuh padanya.

"Moreira memiliki status untuk bisa melakukannya (naik kelas ke MotoGP). Ia cepat di semua motor. Kemudian, ia bermain untuk memperebutkan gelar juara. Saya pikir Manu Gonzalez selangkah di atasnya."

"Kita tahu bahwa kewarganegaraan (memainkan peran) dalam menemukan tempat di MotoGP, bahwa itu tidak membantu orang Spanyol, tetapi Moreira adalah salah satu pebalap yang sangat baik," ungkapnya, mengacu pada masalah bendera.

"Saya pikir dia akan datang, tapi dia akan bisa mempertahankan tempatnya, karena memiliki performa yang cukup. Dia akan cukup baik, dan mampu berada di kelompok pebalap yang tahu bagaimana melakukannya dengan motor baru. Yang tidak mudah adalah ia harus mempelajari semuanya pada 2026, dan kemudian menyesuaikan diri pada 2027 (dengan perubahan regulasi)."

"Pada saat yang sama, Anda sedikit mendapatkan gambaran MotoGP di kepala Anda, kecepatannya, Anda mendapatkan ritme tertentu, tetapi dalam hal adaptasi, itu bisa jadi sulit. Bagaimanapun, ia akan memberi kami umpan balik tentang apa yang telah ia alami dengan ban Pirelli di Moto2, dan itu bisa menjadi hal yang menarik, terutama untuk tahun 2027," tutup pebalap #5 ini, mengacu pada kedatangan merek Italia di MotoGP sebagai pengganti Michelin, pemasok ban tunggal, dalam dua musim ke depan.

Sumber : id.motorsport.com
viewed :: 1250
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net