PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
14 Agustus 2026
HEADLINE - MOBIL
Sebuah Baterai Solid-state Beroperasi Selama Setahun Di Bawah Tanah Di Beijing


Sebuah proyek dari Beijing Energy Group telah memvalidasi sistem baterai solid-state stasioner setelah setahun beroperasi di bawah tanah dalam jaringan pemanas, di mana sistem tersebut menyelesaikan siklus musim dingin pada suhu hingga 85°C dan tingkat kelembapan 95%. Proyek ini menunjukkan pengoperasian baterai solid-state dalam kondisi industri ekstrem sekaligus menyoroti mengapa mentransfer teknologi ini ke kendaraan listrik (EV) pasar massal membutuhkan solusi teknik dan manufaktur yang berbeda.

Proyek yang berjudul “Penelitian & Pengembangan dan Verifikasi Demonstrasi Teknologi Baterai Solid-State di Lingkungan Ekstrem” ini telah lulus evaluasi kinerja komprehensif dari Komisi Sains dan Teknologi Kota Beijing pada tanggal 15 Juli 2026. Sistem ini beroperasi di sepanjang bagian sepanjang 1,1 kilometer dari jaringan pipa pemanas perpanjangan Jalan Chang‘an Barat Shijingshan.

Hasil ini memberikan studi kasus operasi lapangan yang terverifikasi untuk aplikasi penyimpanan energi stasioner tertentu. Namun, ini tidak mewakili validasi baterai otomotif , karena aplikasi kendaraan listrik memprioritaskan faktor yang berbeda, termasuk kepadatan energi, efisiensi berat, kemampuan pengisian cepat, biaya produksi, dan daya tahan jangka panjang.


Dari proyek penelitian hingga operasi lapangan
Demonstrasi ini dilakukan di bawah program teknologi netralitas karbon Beijing, dengan Beijing Energy Group sebagai organisasi pelaksana. Jingneng Technology dan mitra penyimpanan energi terkait berpartisipasi dalam pekerjaan tekniknya.

Berbeda dengan pengujian yang hanya dilakukan di laboratorium, sistem baterai ini beroperasi di dalam jaringan infrastruktur pemanas aktif sepanjang musim dingin. Menurut Beijing Energy Group, sistem ini mempertahankan operasi yang stabil di bawah suhu kontinu yang berkisar antara 40°C hingga 85°C dan tingkat kelembapan antara 90% dan 95%.

Proyek ini berfokus pada ketahanan lingkungan dalam lingkungan industri yang menuntut. Namun, pengungkapan perusahaan tidak memberikan detail tentang kimia baterai, kapasitas energi, data degradasi, atau kinerja siklus hidup.

Perusahaan di balik sistem baterai ini adalah Pure Lithium New Energy, pengembang baterai solid-state yang berbasis di Beijing dan berlokasi di Zona Pengembangan Ekonomi-Teknologi Yizhuang. Perusahaan ini memperkenalkan sistem baterai solid-state generasi pertamanya pada tahun 2025, dengan menargetkan jaringan pertukaran baterai sepeda listrik sebagai aplikasi awalnya.

Menurut CEO Yang Fan, perusahaan tersebut fokus mengatasi tiga hambatan utama dalam komersialisasi baterai solid-state: biaya produksi, skalabilitas manufaktur, dan aplikasi komersial. Pemasangan di bawah tanah Beijing merupakan langkah lain dalam menerapkan teknologi ini di luar lingkungan laboratorium dan ke dalam kasus penggunaan industri khusus.

Peningkatan keselamatan, target rekayasa yang berbeda.
Sistem baterai solid-state yang digunakan mencapai peringkat tahan debu dan air IP68 serta lulus sertifikasi keselamatan tingkat negara bagian untuk kinerja tanpa pembakaran dan tanpa ledakan dalam kondisi simulasi.

Untuk penyimpanan energi stasioner, karakteristik ini menjawab kekhawatiran seputar pengoperasian baterai di dekat infrastruktur industri, di mana paparan panas dan kelembapan dapat memengaruhi stabilitas jangka panjang.

Baterai kendaraan listrik menghadapi tantangan teknik yang berbeda. Produsen mobil harus menyeimbangkan peningkatan keselamatan dengan kepadatan energi, berat kendaraan, kecepatan pengisian daya, biaya produksi, dan daya tahan dalam kondisi berkendara berulang.

Oleh karena itu, proyek Beijing menegaskan bahwa sistem baterai solid-state spesifik ini dapat beroperasi di bawah kondisi industri yang keras, tetapi tidak secara langsung menunjukkan kesiapannya untuk produksi massal otomotif.

Teknologi solid-state memasuki fase komersial yang lebih sulit.
Validasi ini hadir seiring dengan terus bergeraknya para pengembang baterai solid-state menuju standar teknis dan aplikasi komersial yang lebih jelas. Standar baterai solid-state baru Tiongkok mulai berlaku pada Juli 2026, menciptakan definisi dan persyaratan yang lebih jelas seiring dengan pengembangan teknologi oleh para produsen.

Pada saat yang sama, produsen baterai besar tetap berhati-hati terhadap adopsi skala besar di sektor otomotif. Ketua CATL, Robin Zeng, mengatakan bahwa baterai solid-state masih menghadapi tantangan manufaktur yang signifikan dan masih membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum dapat digunakan secara luas di kendaraan untuk tujuan komersial.

Penerapan oleh Beijing Energy Group menunjukkan bahwa sistem baterai solid-state spesifik ini dapat beroperasi dengan andal dalam kondisi industri yang menuntut. Bagi produsen kendaraan listrik, ujian yang lebih sulit adalah apakah teknologi serupa dapat mencapai produksi skala otomotif sambil memenuhi persyaratan biaya, kinerja, dan daya tahan.

Proyek ini menunjukkan bahwa keberhasilan pengoperasian di lingkungan industri stasioner saja tidak dengan sendirinya membuktikan kesiapan untuk produksi massal otomotif. Aplikasi kendaraan listrik di masa depan akan bergantung pada apakah para pengembang dapat mengadaptasi teknologi baterai solid-state untuk memenuhi persyaratan khusus kendaraan.

Sumber : carnewschina.com
viewed :: 127
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net