PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal Lengkap Grand Prix F1 Kanada 2026   
22 Juli 2026
HEADLINE - MOBIL
Ekspor Bulanan China Untuk Pertama Kali Lampaui 1 Juta Unit


Angka ekspor kendaraan bulanan China pada Juni 2026 untuk pertama kalinya melampaui 1 juta unit menurut data terbaru yang dirilis oleh China Association of Automobile Manufacturers (CAAM).

Menurut laporan surat kabar China yang dikutip dalam siaran CarNewsChina pada Jumat, data yang dirilis oleh CAAM, beberapa waktu yang lalu, menunjukkan bahwa China sepanjang Juni 2026 mengekspor 1,037 juta kendaraan.

Angka ekspor kendaraan China selama Juni 2026 menurut data asosiasi naik 11,6 persen dari bulan sebelumnya dan melonjak 75,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025.


Selama paruh pertama tahun 2026 angka akumulatif ekspor kendaraan China tercatat mencapai 5,096 juta unit, meningkat 65,3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka-angka tersebut melampaui ekspektasi industri. CAAM pada awal tahun memproyeksikan total ekspor kendaraan China sepanjang 2026 bisa mencapai 7,4 juta unit atau tumbuh 4,3 persen.

Asosiasi menyampaikan bahwa meskipun pasar domestik menghadapi tekanan besar dengan penurunan penjualan hingga dua digit, kinerja ekspor telah menjadi penopang yang stabil bagi industri otomotif. Ekspor kendaraan China terus meningkat. 

Setelah China menjadi eksportir mobil terbesar di dunia dengan melampaui Jerman dan Jepang, volume ekspor mobil tahunannya meningkat dari 4,91 juta unit pada 2023 menjadi 7,1 juta unit pada 2025.

Meskipun sempat melambat dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekspor kendaraan China kembali menguat pada 2026. Pertumbuhan tahunan ekspor kendaraan bulanan China meningkat dari 45 persen pada Januari menjadi 75 persen pada Juni.

Perubahan besar dalam struktur ekspor kendaraan China terlihat pada Juni 2026, ketika ekspor New Energy Vehicle (NEV) atau kendaraan energi baru mencapai 523.000 unit atau meningkat 1,6 kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

NEV untuk pertama kalinya menyumbang lebih dari 50 persen angka ekspor kendaraan bulanan China. Artinya, satu dari setiap dua kendaraan yang diekspor dari China kini merupakan kendaraan energi baru.

Pada paruh pertama tahun 2026, angka akumulatif ekspor kendaraan energi baru China mencapai 2,355 juta unit, naik 1,2 kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Ekspor kendaraan energi baru China pada paruh pertama 2026 menyumbang 46,2 persen dari total ekspor kendaraan China.

NEV mencakup semua jenis kendaraan yang memakai tenaga listrik, baik sebagian atau seluruhnya, sebagai pengganti bahan bakar minyak. Sekretaris Jenderal China Passenger Car Association (CPCA) Cui Dongshu menyampaikan bahwa peningkatan kinerja ekspor selama Juni 2026 dipengaruhi oleh faktor pasokan, produk, dan permintaan.

Biaya produksi kendaraan di China sangat kompetitif karena negara itu memiliki rantai pasok NEV yang lengkap serta keunggulan dalam biaya baterai, motor listrik, dan sistem kontrol elektronik.

Teknologi canggih seperti pengisian daya 800V, integrated die-casting, dan teknologi baterai milik sendiri memungkinkan kendaraan buatan China dijual dengan harga sekitar 10 persen lebih tinggi di pasar Eropa.

Produsen otomotif China juga berhasil mengisi celah pasar yang ditinggalkan oleh lambatnya transisi elektrifikasi produsen otomotif global tradisional seperti Volkswagen dan Toyota.

Mereka menawarkan fitur seperti pengisian daya cepat dan sistem berkendara pintar yang sesuai dengan kebutuhan pasar global. Selain itu, China mendapat keuntungan dari peningkatan permintaan kendaraan dari kawasan ASEAN, Timur Tengah, dan Rusia.

Data dari International Organisation of Motor Vehicle Manufacturers (OICA) menunjukkan bahwa selama lima bulan pertama 2026 permintaan kendaraan meningkat 35 persen di Vietnam, 15 persen di Thailand, dan 10 persen di Rusia.

Meskipun mencatat rekor ekspor baru, para ahli mengingatkan adanya potensi hambatan bagi pertumbuhan ekspor kendaraan China seperti pemberlakuan tarif karbon dan penyelidikan anti-subsidi di Uni Eropa.

Sumber : otomotif.antaranews.com
viewed :: 140
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net