| » Jadwal MotoGP Jerez, Spanyol 2026 « |
|
26 April 2026
GARASI - MOBIL
Ford Transit City Tawarkan Efisiensi Dan Fitur Modern
![]() Ford Pro terus memperluas lini kendaraan komersialnya dengan menghadirkan model baru bernama Transit City. Meski sudah memiliki jajaran van listrik seperti E-Transit Custom dan E-Transit, pabrikan ini tetap menambah opsi baru yang menyasar efisiensi biaya dan kebutuhan operasional harian. Transit City dibangun di atas platform kendaraan listrik hasil pengembangan Jiangling Motors Corporation (JMC) dan dirakit di China, dengan target pasar Eropa daratan serta Inggris. Untuk menekan biaya produksi, Ford menerapkan pendekatan yang sangat sederhana. Transit City hanya tersedia dalam satu varian tanpa opsi tambahan, sehingga ruang personalisasi nyaris tidak ada. Filosofi ini juga tercermin dari desain eksteriornya yang dibuat lugas, mengusung lampu LED modern yang terhubung dengan gril tertutup, bodi bersih tanpa banyak ornamen, pelek hitam, serta bumper plastik tanpa cat yang menegaskan orientasi efisiensi. ![]() Dari sisi konfigurasi, model ini ditawarkan dalam tiga pilihan bodi, yakni van panel standar, versi atap tinggi dengan jarak sumbu roda panjang, serta varian sasis kabin yang disiapkan sebagai basis konversi oleh pelaku industri aftermarket. Kapasitas angkutnya cukup kompetitif, mulai dari 1.085 kg hingga 1.530 kg tergantung spesifikasi. Sementara itu, varian terbesar mampu menampung hingga 8,5 meter kubik kargo dengan panjang ruang muat mencapai 3.070 mm. ![]() Walau mengusung konsep ekonomis, fitur yang disematkan tetap tergolong lengkap. Interiornya dibekali layar sentuh 12,3 inci dengan sistem infotainment Ford SYNC 4, panel instrumen digital, serta berbagai kompartemen penyimpanan. Dilansir dari Carscoops, beberapa waktu yang lalu, fitur keselamatan dan kenyamanan pun tidak diabaikan. Mulai dari adaptive cruise control, lane-keeping assist, sensor parkir depan-belakang, kamera mundur, hingga kursi pengemudi berpemanas. Berbeda dari lini Ford Pro lainnya, Transit City hadir sebagai kendaraan listrik murni tanpa opsi mesin pembakaran internal maupun hibrida. Ford mengklaim penggunaan sistem ini mampu menekan biaya perawatan hingga 40 persen dibandingkan van bermesin diesel. Secara teknis, kendaraan ini menggunakan sasis rangka tangga hasil pengembangan JMC, dipadukan dengan motor listrik depan bertenaga 148 hp. Sumber energinya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 56 kWh yang memungkinkan jarak tempuh hingga 254 km berdasarkan standar WLTP. Meski tergolong moderat, Ford menyebut sebagian besar pengguna di segmen ini rata-rata hanya menempuh kurang dari 110 km per hari. Untuk pengisian daya, Transit City mendukung fast charging DC hingga 87 kW, yang mampu menambah jarak tempuh 50 km dalam 10 menit, atau mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 33 menit. Sementara itu, pengisian menggunakan AC 11 kW membutuhkan waktu sekitar lima jam hingga penuh. Soal harga, Ford belum mengumumkan secara resmi, tapi posisi Transit City dipastikan berada di antara E-Transit Custom dan E-Transit, yang saat ini masing-masing dibanderol mulai dari 43.630 Euro dan 49.545. Euro. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
