PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Jerez, Spanyol 2026   
26 April 2026
HEADLINE - MOBIL
Xiaomi Kena Gugat Perkara 3 Paten Desain Di Mobil SU7 Dan YU7


Sengketa terkait hak paten yang melibatkan Xiaomi kini memasuki tahap peninjauan resmi setelah tiga paten desain miliknya digugat oleh Shandong Yanlu New Energy Vehicle Co., Ltd., sebagaimana dilaporkan East Money. Xiaomi Auto menghadapi upaya pembatalan terhadap tiga paten desain eksterior, dengan Shenzhen Business News menyebutkan bahwa sidang lisan dijadwalkan berlangsung beberapa waktu yang lalu.

Perkara ini diajukan oleh Shandong Yanlu New Energy Vehicle Co., Ltd., produsen kendaraan listrik berkecepatan rendah (LSEV) yang memasarkan produknya dengan merek “Yunlei”. Perusahaan tersebut tercatat memiliki modal sebesar 10 juta yuan dengan jumlah karyawan sekitar 20 orang.

Adapun paten yang disengketakan meliputi desain bumper depan, bumper belakang, serta lampu utama dengan nomor 2023300280286, 2023300278040, dan 2023300276401. Desain-desain ini disebut digunakan pada lini kendaraan Xiaomi Auto, termasuk SU7 dan YU7.


Salah satu paten, yakni desain lampu depan, diajukan pada 19 Januari 2023 dan baru disetujui pada 18 Maret 2025 setelah melalui proses pemeriksaan lebih dari dua tahun. Shenzhen Business News menyebutkan bahwa umumnya proses peninjauan paten desain hanya memakan waktu sekitar 6 hingga 8 bulan.

Setelah paten disahkan, Xiaomi Auto juga mengajukan laporan evaluasi desain kepada Badan Kekayaan Intelektual Nasional yang kemudian diterbitkan pada 7 Mei 2025. Hasil evaluasi tersebut menyatakan bahwa paten terkait memenuhi aspek kebaruan dan kreativitas.

Dalam proses penilaian, otoritas juga merujuk pada sejumlah paten desain milik pabrikan besar seperti Porsche, Audi, Nissan, Toyota, dan Changan. Mengacu pada Pasal 45 Undang-Undang Paten China, setiap individu atau organisasi berhak mengajukan permohonan pembatalan terhadap paten yang telah diberikan.

Sidang lisan menjadi tahapan penting untuk menentukan apakah paten tersebut memenuhi ketentuan hukum yang berlaku. Kasus ini menjadi sengketa paten pertama yang mencuat ke publik sejak Xiaomi Auto terjun ke industri otomotif.

Sebelumnya, CarNewsChina melaporkan bahwa kendaraan dengan nama "Yunlei" memang diproduksi oleh Shandong Yanlu New Energy, perusahaan yang kini menjadi penggugat dalam perkara ini. Dalam laporan yang sama, kendaraan Yunlei dikategorikan sebagai LSEV, yakni kendaraan listrik berkecepatan rendah yang umumnya digunakan untuk mobilitas jarak pendek di wilayah perkotaan.

Segmen ini dikenal memiliki biaya produksi rendah serta regulasi yang lebih sederhana, sementara itu performa pasar Xiaomi Auto terbilang impresif. CarNewsChina juga melaporkan bahwa Xiaomi SU7 versi pembaruan tahun 2026 berhasil mencatatkan 15.000 pesanan hanya dalam waktu 34 menit setelah peluncuran.

Data industri menunjukkan bahwa sejak debutnya pada 2024, SU7 konsisten menjadi salah satu sedan listrik terlaris di China, bahkan pada 2025 penjualannya melampaui Tesla Model 3 dalam total penjualan tahunan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV). Keputusan dari sidang yang dijadwalkan pada 26 Maret tersebut akan menjadi penentu apakah ketiga paten desain milik Xiaomi Auto tetap sah atau justru dibatalkan.

Sumber : voi.id
viewed :: 162
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
Copyright 2013 motormobile.net