|
08 Februari 2026
SPORTS - MOTOR
Jorge Martin Siap Ikut Tes MotoGP Di Thailand
![]() Jorge MartÃn bersiap untuk kembali berlaga di MotoGP setelah rangkaian cedera yang membayangi kariernya selama setahun terakhir. Cedera yang dialaminya di sirkuit karting menandai awal dari serangkaian masalah kesehatan yang membuatnya absen di beberapa balapan. Setelah melewatkan tes pramusim di Sepang, MartÃn menegaskan rencananya untuk kembali terjun dalam tes di Buriram, Thailand. MartÃn, yang kini bergabung dengan Aprilia, menyatakan antusiasmenya terhadap perkembangan motor yang dilakukan oleh timnya. Ia berharap dapat tampil maksimal di atas motor Aprilia dan bersaing di barisan depan, meskipun mengakui tantangan yang akan dihadapi pada balapan-balapan awal. "Saya menantikan untuk bisa 100 persen dengan motor ini," kata MartÃn, optimis akan kemampuannya untuk bersaing dengan pebalap papan atas tahun ini. Tahun lalu, dari 22 balapan, MartÃn hanya berpartisipasi dalam sembilan dan menyelesaikan empat di antaranya. Meskipun demikian, ia optimis dengan bantuan data dari Marco Bezzecchi yang memiliki gaya mengemudi serupa. Keyakinannya bertambah setelah melihat kemajuan pada RS GP26 saat ia hadir sebagai pengamat di Sepang. Dengan kondisi fisik yang semakin membaik, MartÃn berharap bisa kembali berkompetisi setelah pemeriksaan medis terakhir di Madrid. Perjalanan Jorge MartÃn bersama Aprilia jelas menghadirkan dinamika yang berbeda dibandingkan masa-masanya di Pramac-Ducati. Di tim sebelumnya, ia begitu identik dengan julukan ‘Mr. Pole Position’ berkat dominasinya saat sesi kualifikasi. Kini situasinya berubah, karena ia harus beradaptasi dengan karakter motor baru yang memiliki filosofi pengembangan berbeda dari yang pernah ia kendarai. Jika di Pramac-Ducati ia kerap tampil tajam sejak awal akhir pekan balap, bersama Aprilia ia memilih pendekatan yang lebih bertahap. MartÃn menyadari bahwa memahami motor secara menyeluruh menjadi prioritas utama sebelum berbicara soal hasil. Adaptasi ini mencakup mempelajari respons mesin, keseimbangan sasis, hingga batas cengkeraman ban dalam berbagai kondisi lintasan. Fokus utamanya saat ini adalah meningkatkan performa, khususnya dalam sesi kualifikasi yang selama ini menjadi kekuatannya. Ia tidak ingin sekadar mengandalkan reputasi masa lalu, melainkan membangun kembali fondasi performa dari awal. Menurutnya, proses memahami detail teknis motor Aprilia akan sangat menentukan kemampuannya mencatatkan waktu putaran yang lebih kompetitif. MartÃn pun menyatakan keyakinannya bahwa ketika ia sudah benar-benar mengenal motor tersebut beserta batas kemampuannya, catatan waktu akan meningkat secara alami. Ia percaya bahwa peningkatan performa bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil dari proses pemahaman dan penyesuaian yang konsisten sepanjang musim berjalan. Kepercayaan diri itu menjadi modal penting dalam menghadapi kalender balap yang panjang dan melelahkan. Bersama Aprilia, ia menyadari bahwa tantangan akan berbeda dari sebelumnya, namun justru di situlah letak motivasinya. Ia ingin membuktikan bahwa kemampuannya tidak bergantung pada satu paket motor tertentu saja. Dengan tekad yang kuat, MartÃn menatap musim ini sebagai peluang untuk membangun kembali momentum. Ia berharap adaptasi yang dilakukan sejak awal dapat membuahkan hasil di paruh kedua musim. Target jangka panjangnya tetap sama, yakni kembali bersaing di barisan terdepan dan suatu hari mengulang prestasi sebagai juara dunia. Sumber : ligaolahraga.com
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
