|
05 Februari 2026
HEADLINE - MOBIL
Lexus Recall 432 Unit LX600 Di China, Ini Penyebabnya
![]() Toyota Hainan Mobility Co., Ltd (Toyota China) mengajukan rencana penarikan kembali sebanyak 432 kendaraan merek mewahnya yaitu Lexus LX600 impor, yang diproduksi antara 1 Agustus 2023 dan 2 Oktober 2024. Berdasarkan laporan Autohome, beberapa waktu yang lalu, kendaraan yang termasuk dalam cakupan penarikan kembali ini mungkin mengalami layar hitam, pada panel instrumen saat pertama kali dinyalakan. Akibatnya, pengaturan yang tidak tepat ini tidak menghadirkan tampilan informasi seperti kecepatan kendaraan dan lampu peringatan, sehingga menimbulkan bahaya keselamatan.Dalam hal ini, Toyota akan melakukan peningkatan program kontrol panel instrumen secara gratis untuk kendaraan yang termasuk dalam cakupan penarikan kembali guna menghilangkan bahaya keselamatan. Menyikapi masalah di atas perusahaan akan memberitahukan pengguna yang terdampak mengenai penarikan kembali ini melalui surat terbuka ke para pengguna, dan cara lainnya agar pengguna dapat mengetahui bahwa mobil yang dimiliki bermasalah sehingga segera diperbaiki. Pengguna dapat menghubungi hotline layanan untuk mendapatkan informasi terkait penarikan kembali ini. Selain itu, mereka juga dapat mengunjungi situs web Pusat Penarikan Kembali Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar. Para pengguna kendaraan yang terdampak dapat menunggu surat pemberitahuan resmi yang akan dikirimkan dalam waktu dekat. Surat tersebut berisi informasi lengkap mengenai langkah yang perlu dilakukan untuk menangani masalah yang dimaksud. Dengan adanya pemberitahuan tertulis ini, pemilik diharapkan memperoleh arahan jelas tanpa perlu menebak-nebak prosedur perbaikannya. Selain menunggu surat resmi, pengguna juga memiliki opsi lain yang lebih cepat dan praktis. Mereka dapat langsung mengecek status kendaraannya melalui situs web resmi yang telah disediakan. Melalui laman tersebut, pemilik bisa mengetahui apakah unitnya termasuk dalam daftar yang perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pengecekan secara daring ini menjadi solusi bagi mereka yang belum menerima surat atau ingin memastikan lebih awal. Biasanya, pengguna cukup memasukkan data kendaraan tertentu untuk mengetahui statusnya. Cara ini dinilai efisien karena mempersingkat waktu dan memungkinkan proses tindak lanjut dilakukan tanpa harus menunggu pemberitahuan fisik. Langkah proaktif dari pemilik kendaraan sangat dianjurkan agar masalah yang ada dapat segera diatasi. Semakin cepat dilakukan pengecekan dan konfirmasi, semakin cepat pula perbaikan bisa dijadwalkan. Hal ini penting untuk memastikan kendaraan tetap dalam kondisi aman dan optimal saat digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Dengan dua jalur yang tersedia, baik melalui surat resmi maupun pengecekan di situs web, pengguna memiliki fleksibilitas dalam menindaklanjuti persoalan tersebut. Tujuan akhirnya adalah mempercepat proses perbaikan sehingga potensi gangguan dapat diminimalkan dan kendaraan kembali berfungsi sebagaimana mestinya tanpa menimbulkan risiko tambahan. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
