| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
09 Januari 2026
GARASI - MOBIL
Ford Fiesta Bangkit Lagi Jadi Mobil Listrik
![]() Ford Fiesta, nama yang pernah menjadi ikon mobil kompak dunia, dikabarkan bakal kembali. Namun, tidak sebagai model bensin, tapi sebagai mobil listrik. Dilaporkan dari Autoblog, Ford tengah menjalin kerja sama strategis dengan pabrikan asal Perancis, Renault, untuk mengembangkan dua mobil listrik baru berukuran kecil yang akan diluncurkan sekitar awal 2028. Salah satunya diperkirakan menjadi penerus spiritual Fiesta dalam wujud EV (Electric Vehicle). Kolaborasi ini memanfaatkan platform listrik Renault yang disebut Ampere EV platform, arsitektur yang sama digunakan di model-model kompak seperti Renault 5 dan Renault 4. Meskipun basis teknisnya berasal dari Renault, Ford memastikan kedua model baru ini tetap memiliki karakter khas desain, dynamika berkendara, serta pengalaman berkendara yang ‘autentik Ford’. Rumors yang beredar menyebutkan bahwa Fiesta EV akan tersedia dengan beberapa pilihan kapasitas baterai, seperti 40 kWh dan 52 kWh, yang kemungkinan mampu memberikan jarak tempuh hingga sekitar 252 mil (sekitar 405 km) dalam kondisi ideal. Versi standar mobil ini diperkirakan akan mengusung motor listrik dengan tenaga sekitar 121 hp, sementara versi performa yang mirip dengan Fiesta ST bisa mendapatkan tenaga hingga 215 hp. Produksi mobil AD/e dipastikan akan dilakukan di fasilitas manufaktur milik Renault yang dikenal dengan nama ElectriCity di Douai, Prancis. Pabrik ini merupakan salah satu pusat produksi kendaraan listrik utama Renault dan telah disiapkan untuk menangani model-model berbasis teknologi elektrifikasi terbaru. ElectriCity di Douai bukanlah fasilitas baru bagi Renault dalam pengembangan mobil listrik. Lokasi ini juga menjadi tempat produksi Renault 5 EV, sehingga sudah memiliki pengalaman, infrastruktur, dan sumber daya manusia yang terbiasa menangani kendaraan listrik dalam skala produksi massal. Pemilihan pabrik yang sama untuk memproduksi AD/e dinilai sebagai langkah strategis. Dengan memanfaatkan fasilitas yang telah berjalan, Renault dapat menekan biaya pengembangan awal sekaligus memastikan proses produksi berjalan lebih efisien dan konsisten sejak tahap awal peluncuran model tersebut. Keputusan memproduksi AD/e di Douai juga berkaitan erat dengan upaya peningkatan efisiensi rantai pasok. Lokasi ini memungkinkan integrasi yang lebih baik antara pengembangan, produksi, dan distribusi, sehingga waktu produksi dapat dipersingkat dan biaya logistik ditekan secara signifikan. Selain faktor efisiensi, lokasi pabrik di Prancis dipilih untuk menjawab kebutuhan pasar Eropa secara lebih tepat. Produksi lokal memungkinkan Renault merespons permintaan dengan lebih cepat, terutama untuk segmen kendaraan listrik entry-level yang diproyeksikan akan terus tumbuh. Pasar Eropa saat ini menunjukkan minat besar terhadap kendaraan listrik dengan harga terjangkau. Dengan memproduksi AD/e di dalam kawasan, Renault dapat menawarkan produk yang lebih kompetitif dari sisi harga sekaligus memenuhi regulasi dan standar lokal yang berlaku. Secara keseluruhan, pemilihan ElectriCity di Douai sebagai basis produksi AD/e mencerminkan strategi Renault yang fokus pada efisiensi dan relevansi pasar. Langkah ini diharapkan mampu mendukung target Renault dalam menghadirkan kendaraan listrik entry-level yang sesuai kebutuhan konsumen Eropa. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
