| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
04 Januari 2026
HEADLINE - MOBIL
Subaru Perbesar Investasi Pada Mobil Hybrid Ketimbang Listrik
![]() Produsen mobil asal Jepang, Subaru, menyatakan akan mengurangi investasi untuk kendaraan listrik (EV) dan memfokuskan kembali pengembangan pada model hybrid. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Subaru Atsushi Osaki. Osaki menjelaskan bahwa pihaknya semula berkomitmen menginvestasikan ¥1,5 triliun untuk elektrifikasi di masa depan, meskipun hingga saat ini Subaru baru menggunakan sekitar 300 miliar yen dari total tersebut. “Mengingat permintaan yang meningkat untuk hybrid dan penilaian kembali terhadap mesin pembakaran dalam, maka wajar jika menunda waktu investasi produksi massal kendaraan listrik secara penuh," ujar Osaki dilansir Carexpert, beberapa waktu yang lalu. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa rencana Subaru untuk meluncurkan delapan model EV secara global hingga 2028 tetap berjalan. Empat di antaranya merupakan model hasil kolaborasi dengan Toyota yang sebelumnya ditargetkan hadir sebelum akhir 2026. Namun, model yang sepenuhnya dikembangkan oleh Subaru kemungkinan mengalami penyesuaian jadwal. Subaru juga mempertahankan besaran investasi awal, tetapi akan mengalihkan penggunaannya sebagai investasi pertumbuhan. Dengan demikian, dana tersebut tidak dikurangi, melainkan diarahkan ulang agar lebih fleksibel mengikuti perubahan pasar. Salah satu faktor yang mendorong perubahan strategi ini adalah penurunan insentif kendaraan listrik di Amerika Serikat, termasuk penghapusan potongan hingga dolar AS 7.500 yang berlaku sampai 30 September 2025. Kondisi tersebut turut memengaruhi kinerja produsen mobil Jepang, termasuk Subaru, yang selama ini bergantung pada pasar AS untuk lebih dari 70 persen penjualan global. Untuk menyesuaikan diri, Subaru berencana mengubah salah satu pabrik terbesar di Jepang agar mampu memproduksi kendaraan bensin, hybrid, dan listrik dalam satu lini produksi. Osaki menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas lini produk agar memenuhi kebutuhan yang beragam. Subaru juga memperkuat kolaborasi dengan Toyota dan Mazda dalam pengembangan mesin beremisi rendah, termasuk pemanfaatan bahan bakar sintetis. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Subaru untuk tetap mempertahankan teknologi mesin pembakaran dalam di tengah transisi menuju elektrifikasi. Model hibrida Subaru seperti Forester Hybrid dan Crosstrek Hybrid saat ini menggunakan teknologi Toyota. Sumber : voi.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
