PT. CITRA LODOK LESTARI
   Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone   
01 Januari 2026
GARASI - MOBIL
Ford Buka Prapenjualan Broco Listrik Di China, Intip Spesifikasinya


Ford resmi memulai prapenjualan untuk model Bronco listrik buatan China untuk pasar lokal, menandai dorongan pembuat mobil Amerika di pasar kendaraan listrik (EV) terbesar di dunia. Mengutip dari laman CNevpost, beberapa waktu yang lalu, SUV offroad ini dipelopori dari dua usaha patungan bersama dengan Changan dan Jiangling. Lantas bagaimana detailnya?


Ford Bronco listrik menawarkan tiga varian EREV dalam prapenjualan, masing-masing dengan harga 229.800 yuan atau kisaran Rp540 jutaan, sedangkan untuk varian BEV menyentuh angka 259.800 yuan atau Rp610 jutaan.

Secara dimensi, kendaraan ini memiliki panjang 5.025 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.825 mm, dengan jarak sumbu roda 2.950 mm. Detailnya, versi BEV menggunakan motor depan dengan daya maksimum 130 kW dan motor belakang yang menghasilkan 202 kW. Mereka menampilkan paket baterai 105,4 kWh, mencapai jangkauan CLTC 650 km.



Sementara untuk versi EREV menampilkan mesin turbocharged 1.5L sebagai range extender, memberikan daya maksimum 110 kW. Ini menggunakan motor ganda dengan puncak motor depan pada 130 kW, sementara motor belakang mencapai 180 kW.

Varian EREV hadir dengan membawa paket baterai berkapasitas 43,7 kWh yang dirancang untuk mendukung efisiensi sekaligus fleksibilitas penggunaan. Dengan kapasitas tersebut, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 220 km berdasarkan pengujian CLTC. Angka ini menempatkan EREV sebagai pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan mobil berorientasi listrik namun tetap praktis untuk kebutuhan harian.

Keunggulan lain dari varian EREV terletak pada kemampuan jelajah totalnya. Saat baterai dalam kondisi terisi penuh dan tangki bahan bakar juga terisi maksimal, jarak tempuh gabungan yang bisa dicapai mencapai 1.220 km. Kombinasi ini membuat pengguna tidak perlu terlalu khawatir soal keterbatasan infrastruktur pengisian daya, terutama untuk perjalanan jarak jauh.

Pendekatan teknologi EREV tersebut memberikan keseimbangan antara elektrifikasi dan kepraktisan. Pengguna bisa memanfaatkan mode listrik murni untuk aktivitas di dalam kota, sekaligus mengandalkan mesin pembangkit daya ketika membutuhkan perjalanan yang lebih panjang. Konsep ini menjadi solusi transisi yang relevan di pasar yang masih berkembang menuju kendaraan listrik sepenuhnya.

Di sisi lain, Ford Bronco listrik nantinya akan masuk ke pasar SUV offroad di China setelah resmi diluncurkan. Kehadiran model ini menandai keseriusan Ford dalam memperluas lini kendaraan listriknya ke segmen offroad, yang selama ini identik dengan mesin konvensional dan kemampuan jelajah ekstrem di berbagai medan.

Persaingan yang dihadapi Ford Bronco listrik di China tergolong ketat. Model ini akan berhadapan langsung dengan sejumlah SUV offroad elektrifikasi yang lebih dulu hadir, seperti GWM Tank 300 Hi4-T dan Tank 400 Hi4-T. Kedua model tersebut sudah memiliki basis penggemar kuat berkat reputasi ketangguhan dan teknologi hybrid yang mereka tawarkan.

Selain itu, BYD Fang Cheng Bao 5 juga menjadi rival penting di segmen yang sama. Dengan dukungan teknologi elektrifikasi khas BYD dan fokus pada kemampuan offroad, model tersebut menjadi penantang serius bagi Ford Bronco listrik. Kondisi ini membuat pasar SUV offroad elektrifikasi di China semakin kompetitif dan menarik untuk disimak.

Sumber : voi.id
viewed :: 1204
Pasang banner ? hubungi : widipriono@gmail.com

Berita Terkait Lainnya :
© Copyright 2013 motormobile.net