| » Jadwal MotoGP Grand Prix Inggris 2026, Silverstone « |
|
26 Desember 2025
HEADLINE - MOBIL
Tesla Hapus Konten Komponen Cina Dari Produksi AS
![]() Tesla dikabarkan mengambil langkah tegas dalam strategi rantai pasokannya. Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) itu mengikuti jejak General Motors (GM) meminta para pemasok menghentikan penggunaan komponen buatan Cina untuk seluruh kendaraan yang diproduksi di fasilitas Tesla di AS. Kebijakan ini ditempuh guna memastikan model-model Tesla memenuhi aturan tarif serta insentif terbaru yang diterapkan Pemerintah AS. Demikian dikutip Drive, beberapa waktu yang lalu. Langkah tersebut bukan hanya strategi individual Tesla, tetapi mencerminkan tren baru di industri otomotif. Sejumlah produsen besar disebut ikut mengarahkan pemasok untuk mencari sumber komponen non-Cina demi menyesuaikan diri dengan dinamika geopolitik dan regulasi perdagangan yang semakin ketat. Bagi Tesla, salah satu komponen yang paling terkena imbas, yaitu baterai lithium-iron-phosphate (LFP). Selama ini, pemasokan baterai LFP sangat bergantung pada produsen asal Tiongkok. Namun, perubahan regulasi insentif kendaraan listrik di AS membuat baterai LFP buatan Cina tidak lagi memenuhi syarat mendapatkan insentif, ditambah adanya tarif tambahan yang membuat biaya impor meningkat. Guna mengatasi hal ini, Tesla menargetkan memulai produksi baterai LFP secara lokal di fasilitasnya di Nevada pada kuartal pertama 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Tesla dalam memperkuat kemandirian rantai pasokan di wilayah Amerika Utara. Instruksi untuk menghindari penggunaan komponen buatan China kini diberlakukan di seluruh pabrik Tesla yang beroperasi di Amerika Serikat. Kebijakan ini mencakup semua fasilitas produksi utama tanpa pengecualian, sehingga setiap unit bisnis diwajibkan menyesuaikan rantai pasoknya. Langkah tersebut menunjukkan adanya perubahan strategi yang lebih ketat dalam pemilihan sumber komponen demi kepentingan jangka panjang perusahaan. Penerapan instruksi tersebut secara langsung berdampak pada pabrik Tesla di Fremont, California, yang menjadi salah satu fasilitas produksi tertua dan terpenting bagi perusahaan. Seluruh proses pengadaan komponen di lokasi ini harus disesuaikan agar tidak lagi bergantung pada produk asal China. Penyesuaian ini menuntut evaluasi menyeluruh terhadap pemasok yang selama ini terlibat dalam proses produksi. Selain Fremont, fasilitas Tesla di Austin, Texas, juga wajib mematuhi kebijakan yang sama. Pabrik ini memiliki peran strategis dalam mendukung kapasitas produksi kendaraan listrik Tesla di AS. Dengan diberlakukannya instruksi tersebut, manajemen di Austin harus memastikan bahwa seluruh komponen yang digunakan berasal dari sumber yang sesuai dengan ketentuan baru perusahaan. Melalui kebijakan penghindaran komponen buatan China, Tesla berharap mampu menjaga daya saing produknya di pasar domestik Amerika Serikat. Dengan rantai pasok yang lebih selaras dengan kebijakan nasional, perusahaan menargetkan stabilitas produksi dan citra produk yang lebih kuat di mata konsumen, terutama di tengah persaingan ketat industri kendaraan listrik. Selain faktor daya saing, kebijakan ini juga ditujukan untuk memenuhi berbagai persyaratan insentif baru yang kini menjadi perhatian utama industri kendaraan listrik. Insentif tersebut memiliki kriteria tertentu terkait asal komponen, sehingga penyesuaian strategi Tesla dinilai penting. Dengan mematuhi ketentuan ini, Tesla berupaya mengamankan manfaat finansial dan posisi strategisnya. Simak video berikut : Sumber : avolta.id
Berita Terkait Lainnya :
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]() |
